Pemilu susulan tak mampu dongkrak suara PDIP

Kamis, 10 April 2014 - 14:52 WIB
Pemilu susulan tak mampu...
Pemilu susulan tak mampu dongkrak suara PDIP
A A A
Sindonews.com - Meski rekapitulasi secara nasional baru akan dimulai sekira 26 April 2014 mendatang, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) memprediksi tak ada satupun partai politik termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memperoleh angka 20 persen sebagai syarat ambang batas presidential threshold (PT) untuk mengajukan calon presiden mendatang.

Komisioner KPU Arief Budiman mengatakan, kendati di beberapa daerah masih akan dilakukan pemilu susulan seperti di distrik Kabupaten Yahukimo, Papua serta pemilu ulang untuk surat suara tertukar, angka tersebut tak mampu menutupi perolehan PDIP yang kurang sekira suara persen untuk mencapai 20 persen.

"Saya prediksi jauh. Karena relatif angkanya kecil untuk yang ngulang-ngulang itu," kata Arief, di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (10/4/2014).

Menurut Arief, karena sekarang masih tahap penghitungan suara di tingkat PPS (Kelurahan/desa) maka sulit diprediksi jumlah total yang bakal masuk di tingkat Kabupaten/kota, provinsi sampai tingkat nasional. Selain itu, pemungutan ulang di beberapa daerah termasuk pemungutan susulan untuk surat suara tertukar jumlahnya tak terlalu signifikan.

"Itu (jumlahnya) kecil enggak nyampe segitu (jutaan), kecil kok itu," ungkap mantan Komisioner KPU Jawa Timur ini.

Namun begitu, hasil yang pasti ada atau tidaknya partai politik yang berhasil mencapai 20 persen ambang batas PT masih menunggu rekapitulasi secara nasional. Menurutnya, publik saat ini masih berpedoman pada hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan oleh lembaga survei.

"Nantilah. Sekarang masih ada yang melakukan penghitungan," tambahnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merilis kasus surat suara tertukar di 14 provinsi daerah pemilih DPRD kabupaten/kota yang tersebar secara acak di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Selain itu, KPU juga memutuskan pemilu susulan untuk di 36 distrik (kecamatan) dari 506 TPS di Yahukimo, Papua, lantaran logistik pemilu belum sampai ke lokasi sampai waktu pemungutan suara 9 April 2014 dilaksanakan Kemarin.

Adapun pada kegiatan hitung cepat atau quick count yang dilakukan lembaga survei hingga tadi malam, diketahui belum ada satu partai pun yang memperoleh angka 20 persen. PDIP sebagai partai yang diputuskan sejumlah lembaga survei menjadi pemenang Pemilu Legislatif pun hanya memperoleh 19,17 persen.
(kri)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Prabowo Ingatkan Penanganan...
Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved