Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
Selasa, 14 Juli 2026 - 08:42 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan bahwa persoalan sampah adalah permasalahan bersama dan harus diselesaikan sesegera mungkin. Prabowo juga beberapa kali mengatakan penanganan sampah tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama.
Penegasan itu diungkapkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/7/2026). Oleh karena itu, kini pemerintah memulai pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) salah satunya di Denpasar Raya, Bali.
Dia mengatakan proyek ini menjadi wujud transformasi pembangunan lingkungan. “Proyek ini bagian dari upaya menghadirkan solusi yang lebih berkelanjutan terhadap persoalan sampah, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya sebagai sumber energi baru yang ramah lingkungan,” kata Qodari.
Baca juga: Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
“Jika kita tetap membiarkan sampah menumpuk tanpa pengelolaan yang terpadu, maka pada 2028 tempat-tempat penampungan sampah kita akan lumpuh total karena kelebihan kapasitas,” tambahnya.
Penegasan itu diungkapkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/7/2026). Oleh karena itu, kini pemerintah memulai pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) salah satunya di Denpasar Raya, Bali.
Dia mengatakan proyek ini menjadi wujud transformasi pembangunan lingkungan. “Proyek ini bagian dari upaya menghadirkan solusi yang lebih berkelanjutan terhadap persoalan sampah, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya sebagai sumber energi baru yang ramah lingkungan,” kata Qodari.
Baca juga: Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
“Jika kita tetap membiarkan sampah menumpuk tanpa pengelolaan yang terpadu, maka pada 2028 tempat-tempat penampungan sampah kita akan lumpuh total karena kelebihan kapasitas,” tambahnya.
Lihat Juga :