Trik KPU minimalisir jual beli suara

Senin, 31 Maret 2014 - 17:46 WIB
Trik KPU minimalisir...
Trik KPU minimalisir jual beli suara
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan meminimalisir potensi jual beli suara di Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Sejumlah cara akan dilakukan KPU, agar kecurangan ini tidak terjadi. Sehingga mewujudkan pileg yang bersih, jujur dan adil, bukan sekadar mimpi.

Komisioner KPU Hadar Hafis Gumay mengatakan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya praktik kecurangan, yang banyak terjadi pada Pemilu 2009 lalu.

Kecurangan itu menurut Hadar, bisa jual beli suara antar partai politik (parpol), maupun jual beli di antara calon anggota legislatif (caleg), di antara suatu parpol.

Hadar berharap, perwakilan parpol agar memperhatikan semua dokumen, baik C1 beserta lampirannya saat di Tempat Pemungutan Suara (TPS), formulir D1 beserta lampirannya hasil rekap di kelurahan, formulir DA 1 hasil rekap di kecamatan, dan formulir DB 1 hasil rekap di kabupaten atau kota.

"Harap semua disimpan, diperhatikan, jadi bisa kontrol. Kalau parpol tidak perhatikan itu repot. Mereka dikasih formulir kan? itu pakai uang negara loh, masak tidak dipakai. Silakan itu difoto, dulu tidak ada cara seperti itu," ujar Hadar di Kantor KPU, Jakarta, Senin (31/3/2014).

Hadar mengatakan, langkah mengantisipasi kecurangan yakni, pertama mengambil laporan yang diberikan dan gunakan untuk mengecek. Kedua, foto lampiran formulir, baik di TPS maupun di tingkat kelurahan saat rekap. Ketiga, rekam C1.

"Dengan cara itu, harap kecurangan tidak terulang pada Pemilu 2009. Kalau terjadi kan ketahuan di mana masalahnya. Semua ada pidananya. Manipulasi itu pidana," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved