Demokrat: Ada pemaksaan politik di kasus Century
Kamis, 06 Maret 2014 - 16:49 WIB
Demokrat: Ada pemaksaan politik di kasus Century
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Tim Pengawas (Timwas) untuk kasus bailout Bank Century dari Fraksi Partai Demokrat Achsanul Qosasi menegaskan keputusan Bank Indonesia (BI) terkait kasus bailout Bank Century murni untuk menyelamatkan ekonomi.
"Saya melihat ada semacam pemaksaan politik. Keputusan profesional pada saat itu sudah dicampur aduk. Keputusan Bank Indonesia murni untuk menyelamatkan ekonomi," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/3/2014).
Ia heran, keputusan tersebut dinilai salah dalam politik dan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono dibuat seolah-olah orang yang salah dalam pengambilan kebijakan tersebut, meski pada saat itu mendapat dukungan dari semua otoritas keuangan.
"Ini kan keputusan profesional yang benar, tapi belum tentu benar untuk keputusan politik. Belum tentu bagus dan baik untuk politisi. Ini enggak fair," tegasnya.
Anggota Komisi XI ini pun menyesalkan, persoalan Bank Century saat ini dibawa ke dunia politik. "Saya enggak lihat pidana atau apanya, tapi keinginan seseorang yang ingin dimakzulkan secara politik," pungkasnya.
Baca berita:
BW tuding ada oknum DPR politisasi kasus Century
"Saya melihat ada semacam pemaksaan politik. Keputusan profesional pada saat itu sudah dicampur aduk. Keputusan Bank Indonesia murni untuk menyelamatkan ekonomi," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/3/2014).
Ia heran, keputusan tersebut dinilai salah dalam politik dan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono dibuat seolah-olah orang yang salah dalam pengambilan kebijakan tersebut, meski pada saat itu mendapat dukungan dari semua otoritas keuangan.
"Ini kan keputusan profesional yang benar, tapi belum tentu benar untuk keputusan politik. Belum tentu bagus dan baik untuk politisi. Ini enggak fair," tegasnya.
Anggota Komisi XI ini pun menyesalkan, persoalan Bank Century saat ini dibawa ke dunia politik. "Saya enggak lihat pidana atau apanya, tapi keinginan seseorang yang ingin dimakzulkan secara politik," pungkasnya.
Baca berita:
BW tuding ada oknum DPR politisasi kasus Century
(kri)