Tim Pakar tak puas dengan performa calon hakim MK
Selasa, 04 Maret 2014 - 19:24 WIB
Tim Pakar tak puas dengan performa calon hakim MK
A
A
A
Sindonews.com - Sudah tujuh calon hakim konstitusi yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi III, namun belum ada yang membuat Tim Pakar puas dengan performa mereka.
"Kita semua bisa menilai ya siapa yang layak dan kalau kita lihat sih memang tidak mudah ya. Ada kelemahan. Kita terus terang saja, boleh jadi tidak ada yang kita (puas), kalau emang keadaannya begini ya," kata Anggota Tim Pakar, Musni Umar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2014).
Menurut dia, hal utama yang diperhatikan Tim Pakar ialah kredibilitas dari setiap calon hakim konstitusi serta rekam jejak dari 11 calon tersebut. "Kalau tidak memenuhi ya kita tolak," tegasnya.
Musni pun meminta agar Tim Pakar dan Komisi III tidak memaksakan diri jika pada akhirnya semua calon hakim konstitusi tak memenuhi kriteria yang diinginkan. Dirinya pun menyarankan, agar ada pembukaan lagi dan orang yang selama ini tergabung dalam Tim Pakar juga mendaftar.
"Boleh jadi mungkin kalau ada Tim Pakar yang hebat kita suruh dia maju. Tapi dia tidak usah menjadi Tim Pakar. Jadi begitu, jangan karena seolah-olah ini sudah harus kita milih."
"Saya yakin betul dari 240 juta orang ada orang-orang yang terbaik, yang negarawan, ada yang pilihan-pilihan," pungkasnya.
Baca berita:
Calon hakim MK ini banyak diterpa kabar negatif
"Kita semua bisa menilai ya siapa yang layak dan kalau kita lihat sih memang tidak mudah ya. Ada kelemahan. Kita terus terang saja, boleh jadi tidak ada yang kita (puas), kalau emang keadaannya begini ya," kata Anggota Tim Pakar, Musni Umar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2014).
Menurut dia, hal utama yang diperhatikan Tim Pakar ialah kredibilitas dari setiap calon hakim konstitusi serta rekam jejak dari 11 calon tersebut. "Kalau tidak memenuhi ya kita tolak," tegasnya.
Musni pun meminta agar Tim Pakar dan Komisi III tidak memaksakan diri jika pada akhirnya semua calon hakim konstitusi tak memenuhi kriteria yang diinginkan. Dirinya pun menyarankan, agar ada pembukaan lagi dan orang yang selama ini tergabung dalam Tim Pakar juga mendaftar.
"Boleh jadi mungkin kalau ada Tim Pakar yang hebat kita suruh dia maju. Tapi dia tidak usah menjadi Tim Pakar. Jadi begitu, jangan karena seolah-olah ini sudah harus kita milih."
"Saya yakin betul dari 240 juta orang ada orang-orang yang terbaik, yang negarawan, ada yang pilihan-pilihan," pungkasnya.
Baca berita:
Calon hakim MK ini banyak diterpa kabar negatif
(kri)