Jika mangkir lagi, PAN pelopori HMP untuk Boediono
Jum'at, 28 Februari 2014 - 13:14 WIB
Jika mangkir lagi, PAN pelopori HMP untuk Boediono
A
A
A
Sindonews.com - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tak menginginkan adanya pemanggilan paksa terhadap mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono, setelah yang bersangkutan dua kali menolak hadir rapat dengan Tim Pengawas (Timwas) Century.
Mereka menginginkan ada pemanggilan ketiga terhadap Boediono sebelum DPR memasuki masa reses. Alasannya, secara etika Boediono merupakan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), karenanya tak elok apabila ada pemanggilan paksa terhadap yang bersangkutan.
"Karena kita ingin suasana dan etika yang baik. Seperti kita ketahui Pak Boediono adalah bagian dari lembaga kepresidenan. Kita mengimbau saling menghormati," kata anggota Timwas Century Fraksi PAN, Chandra Tirta Wijaya dalam konferensi persnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2014).
Chandra mengungkapkan, apabila dalam pemanggilan ketiga ini Boediono tetap menolak hadir untuk rapat dengan Timwas Century, maka PAN siap mempelopori hak menyatakan pendapat (HMP) untuk yang bersangkutan.
"Kalau (Boediono) tidak hadir pada pemanggilan ketiga, PAN akan mempelopori untuk mengajukan hak menyatakan pendapat," terangnya.
Politikus PAN lainnya, La Ode Ida berharap, Boediono mau hadir rapat dengan Timwas Century jika dilayangkan surat pemanggilan untuk ketiga kalinya. "Bahwa sebenarnya tidak menghendaki agar Pak Boediono dipanggil paksa, tetapi mendorong Pak Boediono menghadiri (pemanggilan ketiga)," terangnya di tempat yang sama.
Boediono tolak panggilan Timwas Century
Mereka menginginkan ada pemanggilan ketiga terhadap Boediono sebelum DPR memasuki masa reses. Alasannya, secara etika Boediono merupakan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), karenanya tak elok apabila ada pemanggilan paksa terhadap yang bersangkutan.
"Karena kita ingin suasana dan etika yang baik. Seperti kita ketahui Pak Boediono adalah bagian dari lembaga kepresidenan. Kita mengimbau saling menghormati," kata anggota Timwas Century Fraksi PAN, Chandra Tirta Wijaya dalam konferensi persnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2014).
Chandra mengungkapkan, apabila dalam pemanggilan ketiga ini Boediono tetap menolak hadir untuk rapat dengan Timwas Century, maka PAN siap mempelopori hak menyatakan pendapat (HMP) untuk yang bersangkutan.
"Kalau (Boediono) tidak hadir pada pemanggilan ketiga, PAN akan mempelopori untuk mengajukan hak menyatakan pendapat," terangnya.
Politikus PAN lainnya, La Ode Ida berharap, Boediono mau hadir rapat dengan Timwas Century jika dilayangkan surat pemanggilan untuk ketiga kalinya. "Bahwa sebenarnya tidak menghendaki agar Pak Boediono dipanggil paksa, tetapi mendorong Pak Boediono menghadiri (pemanggilan ketiga)," terangnya di tempat yang sama.
Boediono tolak panggilan Timwas Century
(maf)