PPP bantah minta Dimyati mundur jadi hakim MK

Selasa, 25 Februari 2014 - 14:34 WIB
PPP bantah minta Dimyati...
PPP bantah minta Dimyati mundur jadi hakim MK
A A A
Sindonews.com - Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menjadi salah satu calon hakim konstitusi, Ahmad Dimyati Natakusumah mengaku sempat diminta mundur oleh partainya dari pencalonan itu.

Kata dia, langkah tersebut diinginkan karena partai berlogo Kabah tersebut masih membutuhkannya untuk tetap berada di dalam partai.

"Partai minta saya untuk mundur, masih diperlukan di partai. Kalau jadi hakim MK, kan berarti enggak diperlukan partai," kata Dimyati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/2/2014).

Sementara itu, ditemui terpisah, Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar membantah, partai maupun fraksi mereka meminta agar Dimyati mundur sebagai calon hakim MK.

"Sebagai ketua fraksi, saya sudah setuju atas pencalonannya. Bulat mendukung. Mungkin perkembangan terakhir kan. Tapi sudah, dari awal (setuju semua). Enggak benar," kata Hasrul.

Sebelumnya, 12 orang telah mendaftarkan diri sebagai calon hakim MK, mereka antara lain:

1. Dr Sugianto SH MH (Dosen PNS di Fakultas Hukum IAIN Syekh Nurjati, Cirebon)
2. Dr Wahiduddin Adams SH MA (Pensiunan PNS Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM)
3. Dr Ni'matul Huda SH MHum (Dosen di Fakultas Hukum UII)
4. Dr Ir Franz Astaani SH MKn SE MBA MM MSi CPM (notaris)
5. Atip Latipulhayat SH LLM PHD (Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Bandung)
6. Prof Dr Aswanto SH MSi DFM (Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin)
7. Dr H RA Dimyati Natakusumah SH MH MSi (Anggota Komisi II DPR)
8. Prof DR Yohanes Usfunan Drs SH MH (Dosen Fakultas Hukum Universitas Udayana Denpasar Bali)
9. DR Atma Suganda SH MHum (Dosen Kopertis Wilayah IV Jabar-Banten)
10. Prof DR HM Agus Santoso SH MH (Dosen Fakultas Hukum Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda)
11. DR Edie Toet Hendratno SH MSi (Dosen Universitas Indonesia dan Rektor Universitas Pancasila).
12. DR Drs Ermansjah Djaja SH MSi (Dosen Fakultas Hukum)

Baca berita:
Calon hakim MK, ICW ragukan kredibilitas Dimyati
(kri)
Berita Terkait
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Tanpa Proses Kocok Ulang,...
Tanpa Proses Kocok Ulang, Saldi Isra Kembali Jabat Hakim MK
Jelang Putusan Dugaan...
Jelang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Begini Kondisi Terkini di Gedung Mahkamah Konstitusi
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
MK Tolak Gugatan Syarat...
MK Tolak Gugatan Syarat Usia Minimal Hakim Konstitusi 55 Tahun
Putusan MK Diharapkan...
Putusan MK Diharapkan Diterima Semua Pihak
Berita Terkini
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved