KPK didesak telusuri dugaan korupsi elit Golkar

Selasa, 28 Januari 2014 - 18:17 WIB
KPK didesak telusuri...
KPK didesak telusuri dugaan korupsi elit Golkar
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua MPR RI Melani Leimena Suharli meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak tebang pilih dalam menelusuri dugaan korupsi yang melibatkan elite partai politik.

Salah satu kasus yang mencuat belakangan adalah dugaan keterlibatan petinggi fraksi dan Partai Golkar di dalam kasus korupsi, seperti Sekjen Golkar Idrus Marham dan Ketua Fraksinya Setya Novanto.

"KPK kita dukung, korupsi tak ada ampun. Apalagi di Komisi III, apapun, di manapun, siapapun, harus ditindak tegas. Soal korupsi, tak ada bargaining. Harus tegas, tidak pandang bulu, tidak tebang pilih," ujar Melani, kepada Sindonews, Selasa (28/1/2014).

Lebih lanjut, dia meyakini, Partai Golkar tidak ada niat menghalangi KPK dalam menyidik dugaan keterlibatan Idrus Marham dan Setya Novanto dalam kasus korupsi.

Dia juga meyakini, dalam menyidik kasus yang diduga melibatkan kedua sosok itu, KPK akan lebih berhati-hati dengan mencari minimal dua alat bukti terlebih dahulu. "Saya kira KPK ingin mencari bukti yang lebih akurat," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, politikus Partai Golkar Chairun Nisa bersaksi di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di KPK, bahwa ada pemberian uang Rp2 miliar dari Sekjen Golkar Idrus Marham kepada Akil Mochtar saat masih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Nisa, uang itu sebagai sogokan terkait sengketa hasil Pilkada Palangkaraya. Di persidangan, Chairun Nisa sempat berkilah dan menyatakan itu hanya rumor. Namun oleh Jaksa, dibacakan isi pesan pendek antara Chairun Nisa dengan Akil.

"Ibu menanyakan (ke Akil), Wali Kota Palangkaraya kan dua ton. Kemudian jawab Pak Akil itu kan untuk perjuangan umat, diskon. Ini lebih kaya dari wakil Palangkaraya, tiga malah kurang lho," kata jaksa Pulung Rinandoro membacakan pesan singkat itu.
(san)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved