Ibu Ani tegaskan tak campuri urusan kabinet

Kamis, 16 Januari 2014 - 13:51 WIB
Ibu Ani tegaskan tak...
Ibu Ani tegaskan tak campuri urusan kabinet
A A A
Sindonews.com - Ibu Negara Ani Yudhoyono menyatakan, dirinya tidak pernah mencampuri urusan kabinet dan masalah pemerintahan.

Hal demikian ditegaskan Ibu Ani, saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) di Istana Negara.

"Jadi, ibu-ibu sekalian yang saya hadiri rapat paripurna SIKIB, bukan sidang kabinet. Jadi yang saya hadiri rapat paripurna SIKIB," kata Ibu Negara Ani Yudhoyono, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2014).

Dia menegaskan, tidak pernah menghadiri sidang kabinet yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Jadi ini yang saya harus sampaikan terus-terusan kepada ibu-ibu sekalian," ucapnya.

"Saya tidak pernah mencampuri urusan kabinet. Kabinet, kabinet sendiri yang membentuk Bapak Presiden dan yang tanggung jawab adalah Bapak Presiden. Saya tidak ikut-ikutan dalam masalah itu," imbuhnya.

Seperti diketahui, pada Desember 2013, sempat ramai berita tentang penyadapan terhadap Presiden SBY dan lingkaran dekatnya oleh intelijen Australia.

Saat itu, media Australia membeberkan penyadapan telepon Ibu Negara Kristiani Herawati alias Ani Yudhoyono, pada 2009 silam atau ketika SBY hendak memasuki periode kedua masa kepresidenannya.

Keputusan lembaga sandi Australia, Defence Signal Directorate (DSD) untuk menyadap Bu Ani, karena didasari pada posisinya sebagai orang yang paling berpengaruh terhadap SBY dan dianggap tengah menyiapkan kursi kekuasaan untuk putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono.

Rencana penyadapan terhadap Bu Ani pada 2009 itu, sudah disiapkan dua tahun sebelumnya, yakni pada 2007.

Istana bantah Ani Yudhoyono campuri urusan kabinet
(maf)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved