Arbab siap ke KPK meskipun belum terima surat panggilan
Kamis, 16 Januari 2014 - 02:01 WIB
Arbab siap ke KPK meskipun belum terima surat panggilan
A
A
A
Sindonews.com - Advokat Arbab Paproeka mengaku belum menerima surat panggilan pemeriksaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Meski demikian dia siap mendatangi KPK pada Jumat, 17 Januari 2014 mendatang.
Arbab mengaku kaget saat dihubungi Sindo. Dia menuturkan, informasi jadwal pemeriksaannya memang sudah diterima dari seorang teman yang membaca media online tentang jadwal pemeriksaan dirinya.
"Rekan-rekan dari KPK itu belum mengirimkan surat ke saya, juga belum menelepon ke saya sehingga saya sungguh tidak tahu dengan adanya panggilan itu," ujar Arbab saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (15/1/14).
Dia menuturkan, dirinya saat ini sedang berada di luar kota yakni di Ambon, Maluku. Arbab mengaku sudah konfirmasi ke istrinya di rumah. Ternyata informasi yang diterima bahwa surat panggilan KPK sampai sore ini belum ada. Namun, biasa saja kata dia, pengirim yang membawa surat KPK itu masih dalam perjalanan menuju rumahnya.
"Kebetulan saya lagi di luar daerah, saya lagi di Ambon. Mereka (KPK) kan biasanya melayangkan lewat poskan," jelasnya.
Makla itu dirinya tidak mau disebut mangkir dari panggilan KPK. Arbab memohon maaf kepada penyidik KPK masyarakat pada umumnya atas persoalan teknis tersebut. "Saya tidak hadir bukan karena saya bermaksud tidak hadir. Tetapi karena saya tidak tahu ada panggilan itu," ucapnya.
Meski belum menerima panggilan, Arbab berjanji akan mendatangi KPK pada Jumat, 17 Januari 2014 sekembalinya dari Ambon untuk menanyakan perihal panggilan tersebut. Seandainya kalau memang KPK benar memanggil dirinya, Arbab mengaku langsung siap diperiksa hari itu juga.
"Saya akan menyambut bola dengan saya datang ke KPK untuk berikan keterangan sesuai dengan apa yang mereka ingin tahu dari saya," tandasnya.
Berdasarkan jadwal pemeriksaan KPK hari ini yang dipajang di ruangan wartawan ada beberapa saksi yang diperiksa untuk Akil. Selain Arbab Paproeka, ada juga Bupati Lampung Selatan Ryco Menoza Sjachroedin, anggota DPRD Propinsi Banten Makmun Muzaki (mantan calon Gubernur Banten), anggota DPR Fraksi PPP Irna Narulita Dimyati (mantan calon Gubernur Banten).
Serta untuk TPPU penyidik menjadwalkan pihak swasta yakni Asep Bardan, Ahmad Farid Asyari, dan Ferdy Prawiradiredja.
Berita KPK minta data lelang untuk usut TPPU Akil.
Arbab mengaku kaget saat dihubungi Sindo. Dia menuturkan, informasi jadwal pemeriksaannya memang sudah diterima dari seorang teman yang membaca media online tentang jadwal pemeriksaan dirinya.
"Rekan-rekan dari KPK itu belum mengirimkan surat ke saya, juga belum menelepon ke saya sehingga saya sungguh tidak tahu dengan adanya panggilan itu," ujar Arbab saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (15/1/14).
Dia menuturkan, dirinya saat ini sedang berada di luar kota yakni di Ambon, Maluku. Arbab mengaku sudah konfirmasi ke istrinya di rumah. Ternyata informasi yang diterima bahwa surat panggilan KPK sampai sore ini belum ada. Namun, biasa saja kata dia, pengirim yang membawa surat KPK itu masih dalam perjalanan menuju rumahnya.
"Kebetulan saya lagi di luar daerah, saya lagi di Ambon. Mereka (KPK) kan biasanya melayangkan lewat poskan," jelasnya.
Makla itu dirinya tidak mau disebut mangkir dari panggilan KPK. Arbab memohon maaf kepada penyidik KPK masyarakat pada umumnya atas persoalan teknis tersebut. "Saya tidak hadir bukan karena saya bermaksud tidak hadir. Tetapi karena saya tidak tahu ada panggilan itu," ucapnya.
Meski belum menerima panggilan, Arbab berjanji akan mendatangi KPK pada Jumat, 17 Januari 2014 sekembalinya dari Ambon untuk menanyakan perihal panggilan tersebut. Seandainya kalau memang KPK benar memanggil dirinya, Arbab mengaku langsung siap diperiksa hari itu juga.
"Saya akan menyambut bola dengan saya datang ke KPK untuk berikan keterangan sesuai dengan apa yang mereka ingin tahu dari saya," tandasnya.
Berdasarkan jadwal pemeriksaan KPK hari ini yang dipajang di ruangan wartawan ada beberapa saksi yang diperiksa untuk Akil. Selain Arbab Paproeka, ada juga Bupati Lampung Selatan Ryco Menoza Sjachroedin, anggota DPRD Propinsi Banten Makmun Muzaki (mantan calon Gubernur Banten), anggota DPR Fraksi PPP Irna Narulita Dimyati (mantan calon Gubernur Banten).
Serta untuk TPPU penyidik menjadwalkan pihak swasta yakni Asep Bardan, Ahmad Farid Asyari, dan Ferdy Prawiradiredja.
Berita KPK minta data lelang untuk usut TPPU Akil.
(maf)