Golkar nilai Rano Karno layak jadi Gubernur Banten

Sabtu, 04 Januari 2014 - 14:03 WIB
Golkar nilai Rano Karno...
Golkar nilai Rano Karno layak jadi Gubernur Banten
A A A
Sindonews.com - Pasca Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini tampuk kekuasaan di Pemerintahan Banten telah jatuh ke tangan Rano Karno, wakil Gubernur Banten.

'Si Doel' sebutan Rano Karno bagi Golkar, layak mendapatkan 'bola muntahan' atas peristiwa yang menjerat Atut. Sebab, selain undang-undang mengatur itu, Rano dianggap pilihan terbaik Golkar, untuk mendampingi Atut saat maju di Pemilukada Banten.

"Asal tahu saja Rano adalah pilihan Golkar dan didukung sampai sekarang. Kalau Rano dapat pelimpahan tentu tidak masalah," kata Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso, saat diskusi Polemik Sindo Radio, di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/1/2014).

Sementara itu, lanjut Priyo, Golkar tak mau berpolemik terkait pencopotan Atut sebagai Gubernur Banten. Kata dia, jika masyarakat akhirnya menghendaki harus mundur, maka pihaknya telah mempersiapkan penggantinya.

"Hal yang harus kami ketahui bersama, di Banten kan kami koalisi bersama. Ada Golkar, ada PDIP di sana," ujarnya.

Ditambahkan dia, tertangkapnya Atut banyak kalangan masyarakat menganggap Dinasti kekuasaan Atut bakal runtuh. Tetapi bagi Golkar, sejak semula tidak ada sistem dinasti yang dibangun di Banten.

"Pasca reformasi kami tidak mengkultuskan seorang individu. Biarlah yang terjadi di Banten terjadi secara alami," sambungnya.
(stb)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
MK: KPK Berwenang Usut...
MK: KPK Berwenang Usut Korupsi Militer
Kasus Korupsi Alkes,...
Kasus Korupsi Alkes, Eks Pejabat Kemenkes Divonis 2 Tahun Penjara
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Wewenang Jaksa Usut...
Wewenang Jaksa Usut Korupsi Digugat, CBA Minta Pemerintah Bersikap
Wamenkumham Minta Instansi...
Wamenkumham Minta Instansi Pemerintah Bentuk Unit Pengendalian Gratifikasi
Berita Terkini
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved