Di dalam sel, kondisi sang Ratu terus membaik

Sabtu, 21 Desember 2013 - 17:31 WIB
Di dalam sel, kondisi...
Di dalam sel, kondisi sang Ratu terus membaik
A A A
Sindonews.com - Setelah sempat mengalami syok, kondisi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah berangsur-angsur membaik, hal itu disampaikan Juru Bicara keluarga Atut, Fitron Nur Ikhsan.

"Kondisi Ibu Atut di Rutan Pondok Bambu makin membaik, dan semoga saja Ibu tetap stabil. Karena kemarin itu merasa sangat tertekan dan kemarin merasa syok karena proses ini dirasa oleh ibu begitu mengejutkan," kata Fitron di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/12/2013).

Dirinya kembali menjelaskan bahwa benar Atut tidak dalam kondisi terbaiknya saat diperiksa penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai tersangka dugaan suap Pemilukada Lebak, Banten.

"Walaupun kemarin kondisi Ibu tidak prima, tapi beliau punya komitmen yang tinggi karena Ibu harus menjelaskan kepada KPK terkait sangkaan yang diberikan kepadanya. Karena kemarin kan adalah hari pemeriksaan perdana setelah beliau ditetapkan menjadi tersangka."

"Beliau memberikan keterangan sebaik-baiknya agar beliau bisa menjelaskan duduk persoalan dari sangkaan Pemilukada Lebak. Jadi sangat terkejut sekali, sikap kooperatif Ibu ini itu berujung pada penahanan yang sangat cepat," terang Fitron.

"Keluarga juga sadar, orang yang sudah ditetapkan tersangka cepat atau lambat akan ditahan. Tapi pada persoalan pada kejar target yang satu kali diperiksa langsung ditahan, sehingga kami melihat ada progres semangat menahannya lebih tinggi daripada kasus lainnya," terangnya.

Sementara itu, terkait kondisi sel yang dihuni Atut, Fitron tak menampik saat ini Atut satu sel dengan tahanan lain, namun Ia memastikan pihak keluarga akan terus berupaya agar politikus Partai Golkar itu tetap mendapatkan haknya selama di dalam penjara.

"Ini kan baru proses awal ya, kami mempunyai kuasa hukum untuk menyelesaikan masalah ini ketika Ibu diperlakukan tidak baik, kami akan melakukan konfirmasi kepada KPK. Tapi itu kan wilayahnya bukan ada di saya tapi di kuasa hukum," pungkasnya.

Golkar endus partai lain manfaatkan kasus Atut
(lal)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
MK: KPK Berwenang Usut...
MK: KPK Berwenang Usut Korupsi Militer
Kasus Korupsi Alkes,...
Kasus Korupsi Alkes, Eks Pejabat Kemenkes Divonis 2 Tahun Penjara
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Wewenang Jaksa Usut...
Wewenang Jaksa Usut Korupsi Digugat, CBA Minta Pemerintah Bersikap
Wamenkumham Minta Instansi...
Wamenkumham Minta Instansi Pemerintah Bentuk Unit Pengendalian Gratifikasi
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved