AS & Australia tak lagi pantas bicara soal HAM

Kamis, 21 November 2013 - 16:29 WIB
AS & Australia tak lagi...
AS & Australia tak lagi pantas bicara soal HAM
A A A
Sindonews.com - Sikap Rusia sama dengan Indonesia dalam menanggapi penyadapan yang dilakukan Australia dan Amerika Serikat (AS), berdasarkan dokumen intelijen yang dibocorkan mantan kontraktor National Security Agency (NSA), Edward Snowden.

"Para anggota Parlemen Rusia dan Majelis Federal Rusia menanggapi hal yang sama terhadap sadapan Australia dan Amerika terhadap Indonesia, tanggapannya sama secara umum," kata Wakil Parlemen Rusia, Nikolai Levichev di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2013).

Ia menyayangkan aksi kedua negara yang telah melakukan penyadapan terlebih bagi Amerika Serikat yang selama ini menggaungkan hak asasi manusia (HAM) dan menghormati hubungan antar negara.

"Tiba-tiba menjadi berita umum, bahwa mereka yang mengajar ke negara-negara lain bagaimana menghormati hak asasi manusia dan hubungan antar negara, tapi tiba-tiba mereka sendiri yang melakukan hal yang bertentangan dengan ajaran mereka sendiri," ucap Levichev.

"Menarik juga bahwa penjelasan yang diberikan Amerika memang membuat situasi lebih parah. Karena, penyadapan dilakukan bukan pada mereka yang dicurigai terhadap pelaku aksi teror, tapi pada pimpinan negara yang dianggap sebagai negara sahabat," imbuhnya.

Dengan kejadian ini, ia pun meminta agar Amerika Serikat tak lagi banyak berbicara mengenai dua hal itu, seperti HAM dan hubungan antar negara, lantaran negeri Paman Sam tersebut telah melanggarnya.

"Kemungkinan bisa direkomendasikan kepada pihak Amerika Serikat bahwa suatu saat mereka lebih baik diam dari pada bicara," pungkasnya.

Berita terkait:
Jenderal Moeldoko tarik alutsista dari Australia.
(maf)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved