Siang ini, para pemerhati pemilu datangi MK

Senin, 21 Oktober 2013 - 10:48 WIB
Siang ini, para pemerhati...
Siang ini, para pemerhati pemilu datangi MK
A A A
Sindonews.com - Sejumlah elemen masyarakat akan mendatangi gedung Mahkamah Konstitusi (MK), di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, siang nanti.

Mereka adalah Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti, Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jeiry Sumampow, Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang, Pakar komunikasi politik Effendi Gazali, Pakar Hukum
Tata Negara Saldi Isra, Pakar Psikologi Politik Hamdi Muluk.

Kemudian, Pakar Hukum Tata Negara Irman Putra Sidin, Praktisi Hukum Alexander Lay, Sosiolog Thamrin Amal Tomagola, Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi School of Government Fadjroel Rachman, pengamat hukum dan aktivis antikorupsi dari Pusat Kajian Anti Korupsi UGM Zaenal
Arifin Mochtar serta Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis.

Mereka akan mempertanyakan pihak Mahkamah Konstitusi (MK) yang hingga saat ini tak kunjung menggelar sidang putusan atas Pengujian Undang-Undang (PUU) tentang Pemilu serentak atau Perkara No 14/PUU-XI/2013 perihal pengujian Pasal 3 ayat (5), Pasal 9. Pasal 12 ayat (1), ayat (2), Pasal 14 ayat (2), dan Pasal 112 Undang-Undang No 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. Mereka dijadwalkan akan mendatangi gedung MK pada pukul 13.00 WIB nanti.

"Siang ini. Intinya mempertanyakan kinerja MK dalam hal pengumuman hasil sidang <>Judicial Review Undang-Undang soal pemilu serentak, yang sudah diputus, tapi kok tak diumumkan apa hasilnya," ujar Ray kepada Sindonews melalui pesan singkat, Senin (21/10/2013).

Padahal, masa sidang itu sudah selesai pada 14 Maret 2013 yang lalu. Maka dari itu, mereka curiga bahwa MK selama ini lebih mementingkan sidang Perselisihan Pemilukada, padahal PUU yang diajukan tersebut sangat terkait dengan penguatan sistem presidensial dan mencegah
transaksi politik yang akan menyandera siapa pun yang menjadi presiden nantinya.

Baca juga berita Perpu MK dicurigai untuk kepentingan Demokrat.
(lal)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved