Raup keuntungan Rp1,148 T, keluarga Atut bungkam
Senin, 14 Oktober 2013 - 12:41 WIB
Raup keuntungan Rp1,148 T, keluarga Atut bungkam
A
A
A
Sindonews.com - Meski diduga meraup keuntungan hingga triliunan rupiah dari perusahaan yang dikendalikan keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, atas proyek Pemerintah Daerah Banten dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tahun anggaran 2011-2013. Tetapi keluarga Atut masih enggan berkomentar terkait hal tersebut.
"Untuk masalah itu konfirmasinya ke pemerintah. Itu kan masalah pemerintahan. Saya enggak tahu kalau ke situ," ujar Juru Bicara Keluarga Ratu Atut, Fitron Nur Ikhsan, kepada Sindonews, Jakarta, Senin (14/10/2013).
Dikatakan Fitron, terkait tuduhan perusahaan keluarga Atut yang meraup keuntungan hingga mencapai Rp1,148 triliun, menurutnya, tuduhan yang harus bisa dibuktikan berdasarkan fakta. Kata dia, selama ini masyarakat harus mendapat informasi yang jelas terkait anggapan tersebut. Saya jelas enggak tahu ya. Saya bicara yang lain saja," katanya.
Sebelumnya, pada Jumat 11 Oktober 2013 lalu, Indonesia Coruption Watch (ICW) merilis data terkait keuntungan perusahaan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dari proyek pemerintah daerah dan pusat senilai triliunan rupiah.
Koordinator Divisi Monitoring dan Analisi Anggaran ICW Firdaus Ilyas mengatakan, terdapat 175 proyek dengan total nilai sebesar Rp1,148 triliun yang didapatkan oleh perusahaan keluarga Atut Cs dan jaringannya.
Baca juga berita Keruk APBD, Wawan taklukan kepala dinas dan anggota DPRD.
"Untuk masalah itu konfirmasinya ke pemerintah. Itu kan masalah pemerintahan. Saya enggak tahu kalau ke situ," ujar Juru Bicara Keluarga Ratu Atut, Fitron Nur Ikhsan, kepada Sindonews, Jakarta, Senin (14/10/2013).
Dikatakan Fitron, terkait tuduhan perusahaan keluarga Atut yang meraup keuntungan hingga mencapai Rp1,148 triliun, menurutnya, tuduhan yang harus bisa dibuktikan berdasarkan fakta. Kata dia, selama ini masyarakat harus mendapat informasi yang jelas terkait anggapan tersebut. Saya jelas enggak tahu ya. Saya bicara yang lain saja," katanya.
Sebelumnya, pada Jumat 11 Oktober 2013 lalu, Indonesia Coruption Watch (ICW) merilis data terkait keuntungan perusahaan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dari proyek pemerintah daerah dan pusat senilai triliunan rupiah.
Koordinator Divisi Monitoring dan Analisi Anggaran ICW Firdaus Ilyas mengatakan, terdapat 175 proyek dengan total nilai sebesar Rp1,148 triliun yang didapatkan oleh perusahaan keluarga Atut Cs dan jaringannya.
Baca juga berita Keruk APBD, Wawan taklukan kepala dinas dan anggota DPRD.
(lal)