Sekretaris Akil akui pernah disuruh transfer Rp500 juta
Senin, 07 Oktober 2013 - 21:54 WIB
Sekretaris Akil akui pernah disuruh transfer Rp500 juta
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Yuanna Sisilia, menjadi saksi yang pertama kali dimintai keterangannya oleh Majelis Kehormatan Konstitusi (MKK) pada malam ini.
Kepada MKK, Yuanna mengaku pernah diminta mentransfer uang senilai Rp500 juta ke rekening milik mantan Ketua MK Akil Mochtar, selama menjadi Sekretaris Ketua MK.
Hal demikian diungkapkannya saat ditanya seorang anggota MKK, Mahfud MD. "Uang diberikan dari Pak Akil. Suruh ditransfer Rp500 juta. Pernah juga transfer Rp10 juta, Rp50 juta dan Rp100 juta," kata Yuanna di ruang sidang, lantai 11, Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (7/10/2013) malam.
Namun, dia mengaku tak ingat, berapa kali dia diminta transfer uang diatas Rp10 juta. Akan tetapi, Yuanna mengaku melakukan hal demikian saat Akil sebelum menjabat sebagai Ketua MK. "Saya menjadi sekretaris Pak Akil empat tahun lalu dan saya dipercaya untuk kirim uang," tutur wanita berjilbab itu.
Namun, lanjut Yuanna, setelah Akil menjadi Ketua MK, tak pernah lagi ditugaskan untuk melakukan transfer uang tersebut. "Tidak tahu siapa yang ditugaskan. Tugas saya membuat jadwal dan pernah ditugasi untuk mengurus transaksi keuangan," tambahnya.
Baca juga berita terkait, malam ini MKK periksa 9 saksi terkait Akil.
Kepada MKK, Yuanna mengaku pernah diminta mentransfer uang senilai Rp500 juta ke rekening milik mantan Ketua MK Akil Mochtar, selama menjadi Sekretaris Ketua MK.
Hal demikian diungkapkannya saat ditanya seorang anggota MKK, Mahfud MD. "Uang diberikan dari Pak Akil. Suruh ditransfer Rp500 juta. Pernah juga transfer Rp10 juta, Rp50 juta dan Rp100 juta," kata Yuanna di ruang sidang, lantai 11, Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (7/10/2013) malam.
Namun, dia mengaku tak ingat, berapa kali dia diminta transfer uang diatas Rp10 juta. Akan tetapi, Yuanna mengaku melakukan hal demikian saat Akil sebelum menjabat sebagai Ketua MK. "Saya menjadi sekretaris Pak Akil empat tahun lalu dan saya dipercaya untuk kirim uang," tutur wanita berjilbab itu.
Namun, lanjut Yuanna, setelah Akil menjadi Ketua MK, tak pernah lagi ditugaskan untuk melakukan transfer uang tersebut. "Tidak tahu siapa yang ditugaskan. Tugas saya membuat jadwal dan pernah ditugasi untuk mengurus transaksi keuangan," tambahnya.
Baca juga berita terkait, malam ini MKK periksa 9 saksi terkait Akil.
(maf)