Ketua DPR ngaku sudah lama tahu 'kenakalan' AM

Kamis, 03 Oktober 2013 - 09:33 WIB
Ketua DPR ngaku sudah...
Ketua DPR ngaku sudah lama tahu 'kenakalan' AM
A A A
Sindonews.com - Ketua DPR RI Marzuki Alie mengaku tak kaget mendengar penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan dugaan penerimaan suap.

Dia mengaku telah lama mendapatkan laporan mengenai 'kenakalan' yang dilakukan oleh pengganti Mahfud MD itu.

"Beritanya sudah lama dan sudah kami bicarakan di Pimpinan DPR, kemudian kami diskusikan juga dengan presiden, karena ini menyangkut kehidupan demokrasi," kata Marzuki saat dihubungi wartawan, Kamis (3/10/2013).

Namun, karena tak memiliki bukti kuat maka dikhawatirkan laporan yang diterimanya tidak memiliki kebenaran.

"Ya karena info dari kader-kader yang bersengketa di MK. Tidak mungkin mereka bohong. Tapi takut tidak ada faktanya," tuntasnya.

Seperti diketahui, Ketua MK Akil Mochtar ditangkap oleh KPK di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra III, No 7, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Akil ditangkap atas dugaan penerimaan suap sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah dengan nilai suap sekira Rp2-3 miliar dalam bentuk mata uang Dolar Singapura.

Bersama Akil, juga ditangkap berinisial CHN diduga Chairunnisa yang merupakan anggota DPR dari Fraksi Golkar, kemudian HB yang diduga Hambit Bintih Bupati Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan CN yang berprofesi pengusaha.‬

Klik di sini untuk berita KPK tangkap tangan terduga korupsi di perumahan menteri.
(stb)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved