Pernyataan Menlu RI soal Belanda minta maaf dikecam

Jum'at, 13 September 2013 - 05:31 WIB
Pernyataan Menlu RI...
Pernyataan Menlu RI soal Belanda minta maaf dikecam
A A A
Sindonews.com - Sambutan positif yang disampaikan Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu) Marty Natalegawa terhadap permintaan maaf Belanda, soal kekejaman yang terjadi selama masa perang kemerdekaan, mendapat kritikan pedas dari sejarawan Anhar Gonggong.

Menurut Anhar, tidak sepantasnya Menlu memberikan pernyataan seperti itu. "Saya sangat mencela dengan pernyataan Menlu setuju permintaan maaf itu, alasannya setuju itu apa? Dia (Menlu) tahu enggak sejarah, bagaimana proses sampai sekarang," kata Anhar saat dihubungi Sindonews, Jumat (13/9/2013).

Lebih lanjut Anhar mempertanyakan, sudahkah Belanda mengakui kemerdekan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 1945. Pasalnya yang selama ini diakui Belanda adalah 27 Desember 1947, setelah adanya Konferensi Meja Bundar (KMB) di Denhaag, Belanda.

"Apakah dia (Menlu) tahu bahwa Belanda belum mengakui negara Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, Belanda hanya mengakui 27 Desember 1947, sesuai hasil KMB. Sedangkan hasil KMB itu, Indonesia masih statusnya RIS (Republik Indonesia Serikat), bukan sebagai Republik Indonesia," tegas Anhar.

Sebelumnya, Menlu Marty Natalegawa mengatakan, Indonesia menyambut positif permintaan maaf Belanda tersebut. "Pemerintah Indonesia memberikan respon positif terkait permohonan maaf untuk berikan kompensasi kepada keluarga yang menjadi korban (perang)," kata Marty Natalegawa di Jakarta, Kamis 12 September 2013.
(maf)
Berita Terkait
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Travel Alliance + Grab...
Travel Alliance + Grab + Trip.com = Kombo Mantap untuk Ngebolang Keliling Asia!
Kisah di Balik Monumen...
Kisah di Balik Monumen Soekarno Rancangan Ridwan Kamil di Aljazair
Memahami Pendekatan...
Memahami Pendekatan Luar Negeri Prabowo: Refleksi Lawatan ke LN
Jokowi dan Pendekatan...
Jokowi dan Pendekatan Realis dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Peringati Hari Solidaritas,...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved