Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI

Selasa, 29 November 2022 - 21:05 WIB
loading...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Andy Rachmianto menyebut Palestina telah terpantri dalam inti politik luar negeri Indonesia sejak dahulu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Palestina hari ini memperingati Hari Solidaritas Internasional. Peringatan yang jatuh setiap 29 November setiap tahunnya menjadi bukti dukungan Indonesia terhadap Palestina.

Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Andy Rachmianto menyebut Palestina telah terpantri dalam inti politik luar negeri Indonesia sejak dahulu. Sebab, Palestina merupakan salah satu negara yang awal-awal memberikan dukungan terhadap kemerdekaan dan perjuangan kemerdekaan Indonesia pada 1945.

"Kalau bicara dukungan Palestina ini sudah menjadi darah daging gitu ya, sudah ada terpatri di dalam lubuk hati bangsa Indonesia di dalam inti dari politik luar negeri Indonesia, diplomasi Indonesia. Karena memang ini sudah kita berikan dukungan ini sejak Indonesia baru merdeka dan ini juga bentuk solidaritas Indonesia,"ujar Andy dalam acara peringatan Hari Solidaritas Internasional Bersama Rakyat Palestina, di Jakarta, Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Negara Muslim yang Punya Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

Andy menyampaikan dukungan Indonesia terhadap Palestina juga dilakukan dengan memperbanyak kerja sama yang telah berjalan selama ini. Selain kerja sama ekonomi, Indonesia juga aktif memberikan dukungan politik bagi Palestina di dunia internasional misalnya di PBB, OKI dan Gerakan Non-Blok.

"Ke depan kita akan lanjutkan juga dukungan kita kepada hal-hal yang lebih konkret. Pertama, perdagangan kita akan memberikan fasilitas bebas bea untuk produk-produk Palestina yang lain di luar kurma dan minyak zaitun," ujarnya.

Baca juga: Menlu Retno di PBB: Israel Negara Penjajah Palestina, Harus Direspons Seluruh Negara!

Indonesia, kata Andi, juga telah menganggarkan sekitar USD2,3 juta untuk memberikan dukungan bagi kegiatan kemanusiaan. Termasuk pembangunan kapasitas yang sudah dilakukan Indonesia sejak mungkin dua puluh- tiga puluh tahun terakhir ini.

"Ke depan kita sudah menganggarkan sekitar dua, tiga juta dolar sebagai bagian dari dukung kita untuk kegiatan kemanusiaan. Warga Palestine yang kita berikan bantuan, pelatihan kita harapkan pada saat mereka merdeka, orang-orang, warga-warga Palestine ini sudah siap untuk menjalankan pemerintahan dalam keadaan merdeka,"ujar dia.

"Tentunya kita sebagai rakyat Indonesia akan terus memberikan dukungan. Kita ucapkan Selamat sekaligus juga memberikan dukungan bahwa solidaritas Indonesia terhadap Palestina tidak akan pernah berhenti,"ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun menyampaikan terima kasih kepada Indonesia yang terus menerus memberikan dukungan dan posisi untuk perjuangan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.

"Pada kesempatan ini, izinkan saya juga untuk mengulangi rasa terima kasih kami yang tulus atas sikap berprinsip solidaritas dan peran utama Indonesia dalam memajukan hak-hak masyarakat palestina yang tidak pernah ada. Ini di samping mobilisasi dukungan di tingkat regional dan internasional, terutama pada saat kritis ini,"tuturnya.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1485 seconds (10.55#12.26)