Jokowi dan Pendekatan Realis dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Minggu, 20 Oktober 2024 - 11:17 WIB
loading...
Jokowi dan Pendekatan...
Harryanto Aryodiguno, Ph.D
A A A
Harryanto Aryodiguno, Ph.D

PADA tanggal 20 Oktober 2024, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden yang berada di sebuah pusaran yang penuh kontradiksi, dia dihormati oleh sebagian, disegani oleh yang lain, namun juga menghadapi kebencian dan cemoohan, terutama di akhir jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Di tengah semua itu, dia tetap berdiri teguh sebagai seorang "leader" sejak negara ini beralih ke demokrasi pada tahun 1998.

Selama sepuluh tahun kepemimpinannya, Jokowi telah mengubah Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dengan mempercepat investasi asing dan memperluas infrastruktur. Di balik pencapaian domestiknya yang luar biasa, ia juga mengubah lanskap kebijakan luar negeri Indonesia melalui pendekatan pragmatis yang memanfaatkan peluang dari berbagai kekuatan global.

Untuk memahami pendekatan Jokowi dalam diplomasi, teori realisme memberikan kerangka kerja yang ideal. Dalam pandangan realistis, negara-negara bertindak di panggung internasional berdasarkan kepentingan nasional mereka, dengan penekanan pada kekuasaan dan keamanan. Dalam lingkungan internasional yang anarkis, ketika tidak ada otoritas tertinggi yang mengatur perilaku negara, setiap negara harus bertahan dan memaksimalkan keuntungan mereka dalam persaingan antarnegara.

Baca Juga: Di KTT ASEAN-China, Jokowi Singgung Ekonomi Digital, Vaksin, hingga Laut China Selatan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
Rekomendasi
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Berita Terkini
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved