PKS sengaja tunggu dikeluarkan dari Setgab

Jum'at, 07 Juni 2013 - 07:04 WIB
PKS sengaja tunggu dikeluarkan...
PKS sengaja tunggu dikeluarkan dari Setgab
A A A
Sindonews.com - Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi menilai, ketidakhadiran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam rapat Sekretariat Gabungan (Setgab) koalisi yang membahas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di kediaman wapres Boediono sebagai sebuah kesengajaan.

"Jadi ketidakhadiran PKS dalam rapat Setgab adalah bagian dari strategi untuk diposisikan dikeluarkan dari koalisi. Yang mana hal tersebut secara sadar ditunggu oleh oleh elite politik PKS terutama dari faksi sejahtera," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Kamis (6/6/2013) malam.

Sementara, lanjutnya, faksi keadilan yang dimotori Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring dan Salim Segaf Aljufri agaknya lebih realistis untuk kemudian memilih bersama-sama dengan koalisi dan membiarkan penilaian publik terhadap kondisi yang dialami oleh PKS.

"Dari hal tersebut ada dua strategi yang berbeda dalam melihat momentum kenaikan harga BBM dari dua faksi tersebut. Yang membedakan hanya pada proses yang ada," kata dia.

Dimana faksi keadilan berpikir bahwa momentum pembersihan justru ada di Pemilu 2014, yang mana karaktetistik politik PKS tidak lagi mencerminkan partai dakwah. "Hal ini kelihatan dari cara pengelolaan partai di bawah Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dan kemudian Anis Matta," ucap Muradi.

Sebaliknya, kata dia, faksi sejahtera yang telah banyak berinvestasi dan menikmati segala akses politik dan materi masih berharap bertahan untuk tetap eksis di Pemilu 2014.

"Caranya pun sebenarnya terbaca yang mana memainkan isu-isu populis dimanfaatkan untuk setidaknya membuat kader-kader di level bawah masih percaya untuk "di-imami" oleh mereka," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Fraksi PKS di DPR Tolak...
Fraksi PKS di DPR Tolak Rencana Kenaikan BBM Bersubsidi, Ini Alasannya
Presiden PKS Sebut Kenaikan...
Presiden PKS Sebut Kenaikan Harga BBM Akan Menambah Jumlah Warga Miskin
Sikap PKS Tolak Kenaikan...
Sikap PKS Tolak Kenaikan BBM Raih Simpati Masyarakat
PKS Sebut Dua Juta Nelayan...
PKS Sebut Dua Juta Nelayan Bisa Menganggur Jika BBM Naik
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Usai Walk Out dari Paripurna...
Usai Walk Out dari Paripurna DPR, Fraksi PKS Temui Pendemo Tolak Kenaikan BBM
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved