Pemerintah tidak serius atasi kasus Century

Rabu, 06 Maret 2013 - 17:23 WIB
Pemerintah tidak serius...
Pemerintah tidak serius atasi kasus Century
A A A
Sindonews.com - Sudah lebih dari empat tahun mega skandal bailout Bank Century yang diperkirakan telah merugikan negara hingga Rp6,7 triliun, belum juga terselesaikan.

Menurut Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, hal ini terjadi lantaran aparat penegak hukum dinilainya tidak menangani masalah ini secara serius.

Menurutnya, karena ketidakseriusan itulah maka kasus tersebut belum juga selesai. Dia pun pesimis empat nama baru yang telah disebutkan oleh Anas Urbaningrum akan menyelesaikan proses hukum itu.

"Jadi, tidak jalannya kasus Bank Century ini, bukan hanya menjadi sampah, tetapi juga, secara pelan-pelan telah mengalami pembusukan terhadap aparat hukum ini," kata Uchok melalui pesan singkat kepada Sindonews, Rabu (6/3/2013).

Lebih lanjut kata dia, karena tidak adanya keseriusan dari aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus bailout Bank Century, maka masalah tersebut akan kembali mangkrak.

"Karena mereka tidak menindaklanjuti proses ini. Akibatnya, proses kasus Bank Century jalan di tempat, atau tidak ditindaklanjuti oleh aparat hukum," katanya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Tim Pengawas (Timwas) Bank Century menyambangi rumah Anas. Setelah itu, Timwas Bank Century mendapatkan nama-nama baru yang diduga mengetahui dana talangan dalam kasus tersebut.

"Ada empat nama baru yang mengetahui banyak tentang kasus Bank Century, dan itu sangat relevan. Spesifiknya kita masih tunggu bukti," ujar anggota Timwas Century, Hendrawan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin 4 Maret 2013.

Saat dikonfirmasi, apakah Anas memiliki bukti keterkaitan nama-nama itu. Dia mengatakan, mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu sedang mengumpulkan bukti-bukti dalam kasus Bank Century.

"Saya kejar, saya harus minta. Dia bilang sedang dikumpulkan," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
(maf)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved