Mahfud MD bertemu Ketua MK se-Asia

Selasa, 08 Januari 2013 - 11:28 WIB
Mahfud MD bertemu Ketua...
Mahfud MD bertemu Ketua MK se-Asia
A A A
Sindonews.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD hari ini bertemu dengan Ketua MK Korea Selatan (Korsel) sekaligus Ketua Asosiasi Mahkamah Konstitusi se Asia dan institusi sejenis (Association of Asian Constitusional Courts and Equivalent Institusions), Lee Kang Kook.

Sindonews.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD hari ini bertemu dengan Ketua MK Korea Selatan (Korsel) sekaligus Ketua Asosiasi Mahkamah Konstitusi se Asia dan institusi sejenis (Association of Asian Constitusional Courts and Equivalent Institusions), Lee Kang Kook.

Pertemuan yang berlangsung di ruang delegasi gedung MK dihadiri pula Wakil Sekertaris Jenderal MK Korea Selatan Lee Jun dan sejumlah Sekjen MK Indonesia serta Hakim MK.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit, mereka berbicara soal kerja sama sebagai lembaga peradilan. Selain itu, kedua belah pihak berencana melakukan pengembangan Asosiasi MK se-Asia dan institusi sejenis dalam hal penegakan dan perlindungan HAM, jaminan terhadap demokrasi dan implementasi penerapan hukum.

“Ini merupakan agenda tunggal kedatangan saya dalam kunjungan ke Indonesia,“ ujar Lee Kang Kook saat berbincang dengan Mahfud di Gedung MK, Jakarta, Selasa (8/1/2013).

Dalam pertemuan itu, mereka juga bertukar pikiran dan pengalaman selama memimpin lembaga peradilan yang harus independen itu. Mereka juga saling terbuka mengenai suka duka selama memimpin MK.

“Saya sendiri sudah menjabat sebagai ketua mahkamah konstitusi selama enam tahun,“ kata Lee Kang Kok.

Mahfud pun kemudian membalas jawaban Lee dengan juga memberitahu mengenai status kerjanya nanti usai menjabat sebagai ketua MK.

“Saya sudah lima tahun menjabat sebagai Ketua MK dan itu sudah dua periode. Saya sudah mengirimkn surat kepada parlemen bahwa saya tidak akan ikut lagi di periode berikutnya dan memilih fokus untuk bidang akademis,“ ungkap Mahfud.

Association of Asian Constitusional Courts and Equivalent Institusions sendiri dibentuk pada 12 Juli 2010, oleh tujuh pendiri Hakim Konstitusi se Asia diantaranya Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Mongolia, Thailand, Filipina dan juga Uzbekistan.
(lns)
Berita Terkait
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Tanpa Proses Kocok Ulang,...
Tanpa Proses Kocok Ulang, Saldi Isra Kembali Jabat Hakim MK
Jelang Putusan Dugaan...
Jelang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Begini Kondisi Terkini di Gedung Mahkamah Konstitusi
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
MK Tolak Gugatan Syarat...
MK Tolak Gugatan Syarat Usia Minimal Hakim Konstitusi 55 Tahun
Putusan MK Diharapkan...
Putusan MK Diharapkan Diterima Semua Pihak
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved