Tahun baru, semangat baru

Senin, 31 Desember 2012 - 10:32 WIB
Tahun baru, semangat...
Tahun baru, semangat baru
A A A
Tinggal satu hari lagi, kita memasuki Tahun Baru 2013. Banyak hal yang telah dicapai dan banyak juga yang pencapaiannya masih belum maksimal.

Tahun depan diharapkan menjadi momentum untuk berbuat lebih demi kemajuan bangsa dan negara ini. Banyak lembaga ataupun media yang telah membuat laporan akhirtahundanproyeksitahun2013. Dari hasil renungan tahun2012, meski ada kemajuan namun masih banyak juga yang perlu diperbaiki. Misalnya dalam bidang politik dan keamanan,pencapaiannya juga masih jauh dari harapan.

Banyaknya fenomena perang antardesa di berbagai daerah, kasus kekerasan yang dilakukan aparat ataupun kekerasan terhadap aparat, juga masih cukup tinggi.

Aparat keamanan dan pemerintah juga tidak mampu menyelesaikan kasus kekerasan di Papua ataupun yang terbaru di Poso. Maraknya kriminalitas di masyarakat menunjukkan keseriusan aparat keamanan dalam melindungi warganya masih dipertanyakan. Penanganan masalah hak asasi manusia(HAM) jugatidakmenunjukkan perkembangan berarti.

Politik saling sandera juga masih tinggi, yang akhirnya mengganggu pemberantasan korupsi dan HAM. Penanganan masalah korupsi belum menunjukkan prestasi yang baik. Meskipun KPK berani menyeret inspektur jenderal polisi dan seorang menteri aktif karena diduga terlibat korupsi, pada kenyataannya indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia hanya 32. Skor 32 ini menunjukkan Indonesia masih belum keluar dari situasi korupsi yang mengakar.

Dalam bidang ekonomi, meski pertumbuhan ekonomi Indonesia tergolong tinggi di dunia, perekonomian Indonesia selama tiga kuartal pertama 2012 tumbuh 6,29 persen. Ini memang sebuah prestasi di tengah kondisi dunia yang sedang krisis, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencatat hasil positif. Apalagi, Bank Dunia mencatat sebanyak 55persen penduduk Indonesia, yakni sekitar 45 juta jiwa, masuk dalam kategori kelas menengah. Sayangnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia tergolong anomali karena pertumbuhan ekonomi tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Jumlah penduduk miskin juga tergolong masih tinggi, yakni sekira 30 jutaan. Apalagi tingginya pertumbuhan ekonomi, sebenarnya lebih disebabkan oleh faktor konsumsi dalam negeri. Peran pemerintah sangat minim. Karena itu, pemerintah sebenarnya bisa berbuat banyak untuk mendorong kemajuan ekonomi lebih baik lagi. Berbagai capaian yang kurang pada 2012 ini harus menjadi bahan renungan dan refleksi kita bersama, agar tahun depan bisa lebih baik.

Pemerintah dan aparat keamanan harus menjadikan kekurangan pada 2012 ini untuk mawas diri dan segera berbenah untuk memberikan kinerja terbaiknya kepada masyarakat. Apalagi tahun 2013 diprediksi suhu politik bakal meningkat mendekati Pemilu 2014. Hal ini tentu harus bisa diantisipasi oleh pemerintah sejak dini. Jangan sampai menghangatnya suhu politik ini mengganggu perekonomian. Dibutuhkan keseriusan pemerintah dan ketegasan para pemimpin bangsa ini dalam bekerja untuk memajukan dan melindungi segenap masyarakat Indonesia.

Pemerintah harus mampu meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh dengan menggenjot pembangunan secara merata di seluruh daerah. Para penegak hukum juga harus lebih serius dan berani dalam memberantas korupsi. Polri dan Kejaksaan Agung tampaknya harus belajar banyak pada KPK.Meskipun dalam skala tertentu, kinerja KPK juga masih jauh dari harapan masyarakat. KPK masih dinilai pandang bulu dalam penanganan kasus korupsi,terutama yang menyangkut kekuasaan.

Intinya, lembaga penegak hukum harusnya saling mendukung,bukan malah terlibat konflik seperti kasus Cicak Buaya yang sangat memalukan.Semoga tahun 2013, kondisi bangsa ini lebih baik.Selamat Tahun Baru!.
(rsa)
Berita Terkait
Sudah Saatnya Harga...
Sudah Saatnya Harga BBM Turun
Bahan Pangan Aman, Distribusi...
Bahan Pangan Aman, Distribusi Bisa Tersendat
Korona dan Kebangkitan...
Korona dan Kebangkitan Produk Dalam Negeri
Mengandalkan Sektor...
Mengandalkan Sektor Konsumsi
Mendata Masyarakat Miskin...
Mendata Masyarakat Miskin Baru
Reaktivasi Rumah Ibadah...
Reaktivasi Rumah Ibadah Tak Cukup Regulasi
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved