KPK diminta periksa Bupati Pasaman Barat

Senin, 13 Agustus 2012 - 16:25 WIB
KPK diminta periksa...
KPK diminta periksa Bupati Pasaman Barat
A A A
Sindonews.com - Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Rakyat Sumbar Anti Korupsi Pejabat Daerah menggelar aksi demonstrasi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka melaporkan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Bupati Pasaman Barat Drs H. Baharuddin.

Tak hanya itu, para pendemo juga menuntut agar KPK segera memanggil Baharuddin, karena ditemukan banyak indikasi melawan hukum sejak Baharuddin dilantik pada tahun 2010 silam.

"Setidaknya ada 7 bukti yang kami catat mengenai keterlibatan Bupati dalam praktik tindak pidana korupsi," kata Irwan selaku Ketua Forum Rakyat Sumbar Anti Korupsi Pejabat Daerah di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/8/2012).

Ditambahkan dia, Baharuddin terbukti mengambil dana pengurusan PT GMP senilai Rp1 miliar dengan mengeluarkan Surat Bupati Pasaman Barat No. 180/855/Hukum tertanggal 22 November 2011.

"Berdasarkan Surat Bupati No 600/318/PU-2011, Baharuddin melakukan penunjukan langsung dalam proyek pembangunan trotoar Jalan Simpang Ampek, Kantor Kejari, dan Pembangunan Landscape Kantor Bupati Tahun Anggaran 2011," terangnya.

Lebih jauh, Irwan yakin kalau Baharuddin yang menyelewengkan dana penanggulangan bencana alam tahun 2011, dan dalam proyek pengadaan 250 unit komputer dengan kerugian negara sebesar Rp1,598 miliar.

"Dari 13 pengaduan kita hari ini, kita lengkapi, yang pertama terkait dengan dana BOS. Yang kedua dana bantuan hibah Bansos, jadi terkait dengan pengadaan komputer. Sebanyak 250 unit. Dan yang ketiga terkait dengan pembangunan jalan. Yang kemudian selanjutnya terkait dengan penunjukan langsung anggaran Rp1,2 miliar. Seharusnya itu tidak boleh," jelas Irwan.

Dalam aksinya, mereka melakukan aksi treatrikal. Salah satu peserta demo memakai topeng kepala Gorila sebagai perumpamaan Baharuddin, yang kedua tangannya diikat dengan tali rapia warna kuning dengan peserta demo lain yang berperan sebagai rakyat.

Sedangkan Irwan dan perwakilan dari perserta demo lainnya menyerahkan dokumen sebanyak tiga bundel, yang dibungkus rapi dengan kertas warna coklat.
(san)
Berita Terkait
Obesitas Regulasi Pemberantasan...
Obesitas Regulasi Pemberantasan Korupsi di Indonesia
Ini 4 Presiden Paling...
Ini 4 Presiden Paling Korup di Dunia
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Kasus Korupsi Proyek...
Kasus Korupsi Proyek Jalan, Jaksa Eksekusi Terpidana Andi Tejo Sukmono
Selama 2023, KPK Tetapkan...
Selama 2023, KPK Tetapkan 9 Pejabat Negara sebagai Tersangka Korupsi
Selain Oded, KPK Juga...
Selain Oded, KPK Juga Periksa Wabup Sumedang sebagai Saksi Kasus RTH
Berita Terkini
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Infografis
Johan Budi, Mantan Jubir...
Johan Budi, Mantan Jubir KPK Diangkat Jadi Komisaris Transjakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved