Publik bisa paksa parpol pilih figur alternatif

Kamis, 26 Juli 2012 - 22:26 WIB
Publik bisa paksa parpol...
Publik bisa paksa parpol pilih figur alternatif
A A A
Sindonews.com - Elektabilitas figur calon presiden dari partai politik yang cenderung sangat rendah dipredeksi tidak akan mengalami kenaikan signifikan jelang Pilpres 2014 nanti.

Dengan kondisi seperti itu, maka besar peluang bagi publik memunculkan figur alternatif dan memaksa parpol untuk memilihnya sebagai capres.

"Ada banyak mutiara tersembunyi, mereka banyak kerja, jarang bicara, tetapi sebenarnya punya visi progresif untuk Indonesia ke depan. Nah figur yang seperti itu publik bisa mengendorce bagaimana agar benar-benar menjadi harapan agar partai politik merasa terkeroyok untuk memilihnya sebagai capres," kata pakar psikologi politik dari UI Hamdi Muluk, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/7/2012).

Hamdi mengungkapkan, para figur potensial dan cukup punya kriteria lengkap sebagai pemimpin nasional itu menyebar di semua lini baik dari parpol, di kementerian, kepala daerah, hingga di kampus-kampus.

Prinsipnya, nanti siapapun yang didorong tidak perlu dipolemikkan lagi apakah itu orang parpol atau dari mana. Prinsipnya, kata dia, dari segi kriteria harus sesuai harapan publik.

"Kita yang harus gerilya, kita punya proyek itu untuk menekan partai agar mengambil siapa yang kita anggap tepat," ujarnya.

Hamdi lalu menyebut beberapa figur yang dinilainya layak untuk mulai dimunculkan ke publik agar dilihat track record dan kapabilitas serta integritasnya.

Di ekskutif, Menteri Pendidikan dna Kebudayaan M Nuh menurutnya punya visi yang bagus dengan kinerja yang juga meyakinkan tanpa harus banyak berbicara.

Hamdi juga menilai Meneg BUMN Dahlan Iskan punya potensi untuk meningkatkan popularitasnya, namun dari segi kinerja Hamdi lebih melihat Dahlan terlalu banyak pencitraan. Adapun di pimpinan lembaga tinggi, dia menilai Ketua MK Mahfud sebagai figur yang cukup menjanjikan.

"Dari segi kepemimpinan, ketegasan, dan kebranian Pak Mahfud punya semuanya. Dan dari segi kapasitas dna integritas dia juga tidak ada yang meragukan karena tidak pernah ada isu soal suap atau yang tercela. Jadi masih cukup bersih sehingga jika memimpin bangsa ini tidka punya beban masa lalu," jelasnya.

Namun, lanjut dia, tokoh-tokoh itu tidak akan bisa dicalonkan karena jalur perseorangan tidak diatur dalam konstitusi. Karena itu, publik melalui media massa punya pekerjaan rumah yang cukup serius yakni bagaimana bisa mendorong parpol mau mengajukan figur-figur seperti mereka dalam Pilpres 2014 nanti. Untuk partai yang telah menentukan capres memang tidak mungkin lagi.

Tetapi, kata dia, masih ada partai yang hingga kini belum menentukan siapa capresnya. Itulah yang harus dimanfaatkan oleh publik untuk bisa memasukkan figur alternatif.

"Kita ambil contoh Jokowi di pilkada DKI Jakarta, meski figurnya dari parpol tetapi keputusan itu akibat publik berhasil memaksa PDIP untuk mencalonkannya. Kalau tidak ada tekanan publik, PDIP juga sudah hampir pasti mendukung Fauzi Bowo saat itu," jelasnya.

Nah, figur dari kalangan parpol juga sebenarnya cukup banyak. Hanya, kata dia, yang menjadi persoalan karena parpol biasanya akan memperjuangkan figur sentralnya sebagai capres. Dia mencontohkan pencalonan Aburizal Bakrie yang cenderung dipaksakan meski dalam survei elektabilitasnya masih jauh di bawah Jusuf Kalla.
(lns)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Noel Jelang Vonis Kasus...
Noel Jelang Vonis Kasus Pemerasan di Kemnaker: Naik Asam Lambung Saya
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Tersangka Korupsi, Silmy...
Tersangka Korupsi, Silmy Karim dan Pejabat Imigrasi Dinonaktifkan dari Jabatan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved