Kisruh Pemecatan Helmy Yahya, Komisi I DPR Putuskan 4 Rekomendasi

Kamis, 30 Januari 2020 - 17:51 WIB
Kisruh Pemecatan Helmy...
Kisruh Pemecatan Helmy Yahya, Komisi I DPR Putuskan 4 Rekomendasi
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR telah memutuskan sejumlah rekomendasi terkait kisruh pemecatan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya oleh Dewan Pengawas (Dewas) TVRI. Hal ini diputuskan dalam rapat Rabu (29/1/2020) malam, setelah Komisi I DPR melakukan rapat dengan Dewas TVRI, Direksi TVRI, Helmy Yahya dan Karyawan TVRI secara terpisah.

Salah satu rekomendasi adalah, mempersilakan Helmy melakukan gugatan kepada Dewas TVRI secara terbuka. Komisi I juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit kinerja terhadap Dewas dan Direksi TVRI agar kisruh Dewas dan Direksi tidak terus terulang.

"Komisi I sudah memutuskan salah satu keputusannya itu adalah menghormati langkah Helmy untuk lakukan upaya hukum lewat gugatan di pengadilan silakan supaya bisa terang benderang kasus pemecatan Dirut ini oleh Dewas," kata Anggota Komisi I DPR Saifullah Tamliha di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020). (Baca juga: Selama Pimpin TVRI, Helmy Yahya Dapat Pengalaman Luar Biasa ).

Kedua, Tamliha melanjutkan, agar tidak terjadi lagi kisruh Dewas dan Direksi TVRI yang berulang kali terjadi, Komisi I meminta BPK melakukan audit kinerja terhadap Dewas dan Direksi.

"Dengan audit kinerja itu bisa melakukan rekomendasi misalnya Komisi I revisi Undang-Undang Penyiaran," imbuhnya.

Ketiga, lanjut politikus PPP ini, Komisi I DPR juga meminta merevisi sejumlah Peraturan Pemerintah (PP) dan peraturan lainnya termasuk tata kelola keuangan yang baik bagi TVRI. Itu semua menjadi kewenangan BPK.

Keempat, karena Komisi I DPR sudah memberi mandat pada Dewas TVRI untuk mengangkat dan memberhentikam Direksi TVRI maka, Komisi I berharap Dewas ini segera menyelesaikan dan mengakhiri konflik ini dengan cara mengangkat dan menunjuk Direksi TVRI yang baru. "Terutama, administrasi keuangan TVRI untuk karyawan dan sebagainya tidak tertunda," tegas Tamliha.

"Keputusan sudah kemarin. Setelah kita dengar pendapat Dewas, rapat juga dengan Helmy, ya kita mesti memutuskan agar konflik ini tidak berkepanjangan," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Komisi I DPR Gelar Uji...
Komisi I DPR Gelar Uji Kepatutan dan Kelayakan 15 Calon Dewas TVRI
Komisi I DPR Keluarkan...
Komisi I DPR Keluarkan Rekomendasi Pemberhentian Ketua Dewas TVRI
Pengangkatan Dirut TVRI...
Pengangkatan Dirut TVRI Baru Panen Kritik dari DPR
Komisi I Pertanyakan...
Komisi I Pertanyakan Penunjukan Iman Brotoseno sebagai Dirut TVRI
DPR Persiapkan Langkah...
DPR Persiapkan Langkah Pemberhentian Dewan Pengawas TVRI
Komisi I DPR Pecat Ketua...
Komisi I DPR Pecat Ketua Dewas TVRI, Bola Ada di Tangan Jokowi
Berita Terkini
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved