Munas Golkar Berlalu, Pendukung Bamsoet Tagih Komitmen Airlangga

Jum'at, 17 Januari 2020 - 18:34 WIB
Munas Golkar Berlalu,...
Munas Golkar Berlalu, Pendukung Bamsoet Tagih Komitmen Airlangga
A A A
JAKARTA - Pendukung Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang tergabung dalam Tim 9 menagih komitmen rekonsiliasi yang dijanjikan Airlangga Hartarto menjelang Musyawarah Nasional (Munas) X untuk dimasukan dalam struktur kepengurusan DPP Partai Golkar Periode 2019-2024.

Koordinator Tim 9, Cyrillus Kerong mengatakan, sebelum munas digelar, ada sejumlah nama kandidat ketua umum (ketum) Golkar. Namun, persaingan terkuat adalah antara Airlangga Hartarto dan Bamsoet. Hingga akhirnya beberapa jam sebelum pembukaan munas, melalui proses negoisasi dan lobi-lobi tingkat tinggi di antaranya dengan melibatkan tokoh senior Golkar yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, akhirnya Bamsoet memilih mundur dengan alasan untuk menjaga keutuhan partai.

Dalam salah satu klausul yang dijanjikan kubu Airlangga dalam proses rekonsiliasi tersebut, kata dia, yakni mengakomodir para pendukung Bamsoet dalam kepengurusan DPP.

”Faktanya dari sekitar 100 orang pendukung Bamsoet, hanya empat orang yang masuk pengurus, yakni Misbakhun, Nusron Wahid, Robert Kardinal, dan Junaidi Elvis. Lima kalau sama Bamsoet,” ujar Cyrillus Kerong kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). (Baca juga: Ini Struktur Kepengurusan DPP Partai Golkar 2019-2024 )

Pihaknya juga menyoroti komposisi kepengurusan baru DPP yang dinilainya banyak yang tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Menurut dia, banyak di antara nama pengurus baru yang tidak memenuhi ketentuan AD/ART karena sebelumnya bukan pengurus partai. Padahal, Golkar memiliki ketentuan bahwa untuk menjadi pengurus selain pernah menjadi pengurus minimal lima tahun, juga memiliki kriteria prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela.

”Pengurus harus lewat kaderisasi bahkan lima tahun. Tapi ini ada nama-nama baru masuk, ada yang keluar masuk lagi, ada yang kita gak tahu sama sekali. Ini yang kita soroti karena ini memengaruhi kualitas Partai Golkar. Partai ini didirikan untuk kesejahteraan rakyat. Bagaimana partai bisa membuat kebijakan yang baik kalau kadernya seperti ini,” ujar Juru Bicara Tim 9, Viktus Murin.

Viktus dalam pernyataan sikapnya bertajuk Melawan Dusta Politik Rezim Airlangga Hartarto untuk Menyelamatkan Keutuhan Partai Golkar, mengatakan komposisi kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2019-2024 tidak mencerminkan sama sekali komitmen kebersamaan dan suasana rekonsiliasi yang telah dibuat oleh Airlangga Hartarto seperti dijanjikan sesaat sebelum pelaksanaan Munas X, 3 Desember 2019 lalu.

Dalam suatu pertemuan dengan pesaing terkuatnya Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang dimediasi dan disaksikan oleh Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Luhut Binsar Panjaitan, komitmen rekonsiliasi itu di antaranya adalah mengakomodir semua pendukung Bamsoet dalam kepengurusan DPP Partai Golkar.

”Inkonsistensi politik Airlangga Hartarto ini kami pandang telah mencemarkan kewibawaan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakriez dan citra Menko Luhut Binsar Panjaitan.

Pihaknya menyesalkan inkonsistensi Airlangga Hartarto dengan hanya memasukkan empat orang dari hampir 100 orang tim inti pendukung Bamsoet dalam kompetisi pemilihan ketua umum pada Munas X.

“Rezim politik AH melakukan pelanggaran konstitusi organisasi (AD/ART Partai Golkar) secara konsisten, bahkan cenderung mengangkangi secara vulgar perintah AD/ART mengenai rekruitmen kepengurusan DPP, sekaligus tidak mengindahkan prinsip-prinsip kriteria kompetensi dan persyaratan PDLT (prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela),” katanya.
(dam)
Berita Terkait
Munas XI Partai Golkar...
Munas XI Partai Golkar Digugat karena Diduga Melanggar Anggaran Dasar
Munas Golkar Digugat,...
Munas Golkar Digugat, Adies Kadir: Kami Hadapi Sesuai Aturan AD/ART
Munas XI Golkar Tetapkan...
Munas XI Golkar Tetapkan Bahlil Formatur Tunggal
Airlangga Minta Pengurus...
Airlangga Minta Pengurus dan Senior Golkar Terus Jaga Kekompakan
Ketua DPD Golkar se-Indonesia...
Ketua DPD Golkar se-Indonesia Ngumpul di Bali, Airlangga Didukung Jadi Ketum Lagi
Jokowi Kenakan Kemeja...
Jokowi Kenakan Kemeja Kuning Hadiri Munas XI Golkar, Sinyal Jadi Ketua Dewan Pembina?
Berita Terkini
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Infografis
3 Negara Pendukung Bashar...
3 Negara Pendukung Bashar al-Assad, Salah Satunya Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved