Harjono, Dewan Pengawas yang Malang Melintang di MK hingga DKPP

Jum'at, 20 Desember 2019 - 18:21 WIB
Harjono, Dewan Pengawas...
Harjono, Dewan Pengawas yang Malang Melintang di MK hingga DKPP
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Harjono merupakan salah satu tokoh yang dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia mulai menjabat sebagai Ketua DKPP menggantikan Jimly Asshiddiqie pada 12 Juni 2017.

Sebelumnya, Harjono merupakan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada periode 16 Agustus 2003-16 Agustus 2008 dan 3 Maret 2009-20 Maret 2014. Pria kelahiran Nganjuk, Jawa Timur, 31 Maret 1948 ini pernah ikut pamannya yang bertugas di Pusat Pendidikan Peralatan TNI Angkatan Darat di Cimahi, Jawa Barat karena kesulitan ekonomi saat SMA. (Baca juga: Nurul Ghufron, Ketua KPK Terpilih yang Makalahnya Dipuji saat Tes Capim )

Anak pertama dari sembilan bersaudara buah pernikahan Adi Soedarmo dan Soewarni itu bahkan rela berjualan sayur untuk menambah uang sakunya. Kemudian, Harjono pindah ke SMAN 5 Surabaya dan tinggal di rumah berdinding anyaman bambu dan beralas tanah.

Setelah tamat SMA, Harjono kuliah di Fakultas Hukum Universitas Airlangga, tempat yang sama saat dia mendapat gelar doktor. Saat kuliah, dia juga bekerja sambilan sebagai penghitung barang bangunan.

Harjono meraih predikat mahasiswa teladan se-Airlangga. Kemampuan intelektualnya pun diakui oleh pihak kampus, sehingga sempat diangkat menjadi asisten dosen berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS) walaupun kuliahnya belum usai.

Harjono pernah dipercaya mengajar mata kuliah hukum tata pemerintahan. Mantan anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ini bahkan berhasil meraih beasiswa kuliah master di Southern Metodist University, Dallas, Texas, Amerika. (Baca juga: Jabat Dewas KPK, Ini Albertina Ho Hakim yang Memvonis Gayus Tambunan )

Harjono menempuh program Master of Comparative Law di Amerika. Suami dari Siti Soendari itu pada Pemilihan Umum 1999 terpilih sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat sebagai utusan daerah Jawa Timur.

Tak hanya mengajar, Harjono pernah menjadi anggota kehormatan Pusat Studi HAM Airlangga, anggota Konsorsium Reformasi Hukum Nasional, Tim Ahli Redaksi Umum Harian Surabaya Post, dan Tim Ahli Departemen Kehakiman dalam Penyusunan RUU Kewarganegaraaan serta Tim Ahli Perancang Peraturan Daerah Kota Surabaya.
(kri)
Berita Terkait
Menyelisik Langkah Membingungkan...
Menyelisik Langkah Membingungkan Dewan Pengawas KPK
ICW Nilai Dewan Pengawas...
ICW Nilai Dewan Pengawas KPK Tidak Efektif, Ini Alasannya
Dewas KPK Beri 571 Izin...
Dewas KPK Beri 571 Izin Penyadapan, Penggeledahan hingga Penyitaan
Dewas KPK Diminta Transparan...
Dewas KPK Diminta Transparan Soal Laporan Dugaan Pelanggaran Etik
Selama Semester 1, Dewas...
Selama Semester 1, Dewas KPK Terima 234 Permohonan Izin
Dewan Pengawas Diminta...
Dewan Pengawas Diminta Objektif Sidangkan Ketua KPK Firli Bahuri
Berita Terkini
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved