Jokowi Sebut Ribuan BUMDes Masih Tak Produktif

Rabu, 11 Desember 2019 - 15:45 WIB
Jokowi Sebut Ribuan...
Jokowi Sebut Ribuan BUMDes Masih Tak Produktif
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti masih ada ribuan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang tak produktif. Dimana ada BUMDes yang tak beroperasi dan masih belum memberikan kontribusi pada pendapatan desa.

“Saya mendapatkan laporan ada 2.188 BUMDes tidak beroperasi. Dan 1.670 BUMDes yang beroperasi tapi belum memberikan kontribusi pada pendapatan desa. Ini tolong menjadi catatan,” katanya saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (11/12/2019).

Jokowi menuturkan selama lima tahun ini alokasi dana desa yang sudah dikucurkan pemerintah sebesar Rp329,8 triliun. Dimana jumlah ini akan terus meningkat setiap tahunnya. Tahun depan dana desa mengalami peningkatan menjadi Rp72 triliun dari sebelumnya Rp70 triliun.

“Dengan jumlah yang makin meningkat, saya ingatkan agar penyalurannya betul-betul efektif dan memiliki dampak yang signifikan kepada desa, terutama dalam percepatan pengembangan ekonomi produktif, menggerakkan industri perdesaan serta mengurangi angka kemiskinan di desa,” paparnya.

Jokowi ingin agar BUMDes diperluas skalanya dan diintegrasikan dengan rantai pasok nasional. Selain itu perlu dilakukan kemitraan dengan sektor-sektor swasta besar. “Mulai dibuka channel distribusi. Sehingga produk unggulan di desa bisa masuk ke market place. Baik market place nasional maupun global market place,” tuturnya.

Mantan Wali Kota Surakarta itu juga meminta penggunaan dana desa harus mulai diarahkan untuk menggerakkan sektor-sektor produktif. Mulai dari pengolahan pascapanen, industri-industri kecil, industri mikro di desa, budidaya perikanan, desa wisata.

“Industrialisasi pedesaan harus juga sudah dimulai karena ini bagian dari penciptaan lapngan kerja secara besar-besaran. Karena itu BUMDes harus direvitalisasi sebagai penggerak ekonomi di desa,” katanya.

Lebih lanjut Jokowi memerintahkan agar pemanfaatan dana desa harus dimulai di awal tahun. Dimana harus diutamakan program padat karya dan memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang menganggur di desa.

“Saya minta penggunaan dana desa betul-betul didampingi manajemen lapangannya. Sehingga tata kelola dana desa semakin baik, semakin akuntabel dan transparan. Dan pelibatan partisipasi warga desa dalam pengawasan dana desa sangat diperlukan,” katanya.
(cip)
Berita Terkait
Akademisi Papua: Jokowi...
Akademisi Papua: Jokowi Bangun Desa Pintu Awal Kemajuan Indonesia
Jokowi Minta Program...
Jokowi Minta Program Pembangunan Desa Terintegrasi Agar Tidak Jalan Sendiri-sendiri
Dana Desa Dinilai Jadi...
Dana Desa Dinilai Jadi Kunci Jokowi Tingkatkan Pembangunan di Daerah
Jokowi Dinilai Komitmen...
Jokowi Dinilai Komitmen Wujudkan Pemerataan Pembangunan melalui Dana Desa
Jokowi Teken UU Desa,...
Jokowi Teken UU Desa, Kades Dapat Pensiun dan Menjabat Maksimal selama 16 Tahun
Dana Desa Era Jokowi...
Dana Desa Era Jokowi Berhasil Berdayakan Ekonomi Masyarakat
Berita Terkini
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Pengalihan Kasus Febrie...
Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, YLBHI Desak KPK Ambil Alih Penyidikan
Kemenhut: 107.465 Hektare...
Kemenhut: 107.465 Hektare Hutan dan Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2026
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved