Bamsoet Maju di Munas, Pengamat: Sinyal Positif untuk Internal Golkar

Senin, 25 November 2019 - 07:53 WIB
Bamsoet Maju di Munas,...
Bamsoet Maju di Munas, Pengamat: Sinyal Positif untuk Internal Golkar
A A A
JAKARTA - Analis Politik dan Marketing Politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Nyarwi Ahmad menganggap, keberanian dan keseriusan Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang memutuskan diri maju sebagai calon ketua umum (Caketum) Partai Golkar bagus dan positif bagi perkembangan demokrasi di Indonesia.

"Golkar adalah salah satu partai tua yang sudah berkontribusi cukup besar bagi kemajuan bangsa ini. Sejak pascareformasi Golkar juga terbukti mampu beradaptasi dan terus berbenah diri dalam sistem demokrasi kita," kata Nyarwi saat dihubungi SINDOnews, Senin (25/11/2019).

Menurut Nyarwi, eksistensi Golkar selama beberapa periode pileg dan pilpres sejak pascareformasi hingga saat ini sudah teruji. Sehingga majunya Bamsoet, bersama kandidat lainnya termasuk calon petahana, Airlangga Hartarto menjadi sinyal positif bahwa nilai-nilai demokrasi berkembang baik di tubuh Partai Golkar.

”Sebagaimana publik tahu dari sejarah periode sebelumnya, Golkar pernah menjadi partai besar dan cukup sukses sebagai partai penguasa, meski mendapatkan sejumlah kritik dari berbagai kalangan karena dianggap sebagai mesin legitimasi politik rezim Orde Baru Soeharto,” katanya.

Nyarwi melihat potensi dan sumber daya yang dimiliki Partai Golkar sudah saatnya Munas mendatang menjadi momentum bagi Golkar untuk bangkit dari berbagai keterpurukan.

Nyarwi menyebut, dua hal yang menentukan dalam Munas Partai Golkar. Pertama, mencari sosok pemimpin yang tepat dan gesit sehingga bisa menakhodai partai ini untuk 5 tahun mendatang.

Kedua, memformulasikan model kepemimpinan yang lebih populis, inovatif dan atraktif untuk memperkuat daya magnetik partai ini di kalangan pemilih yang berada di spektrum ideologi tengah yakni nasionalis dan muslim moderat.

"Golkar jangan sampai ketinggalan dengan parpol-parpol baru yang didirikan oleh para alumni nya, khususnya Partai Nasdem dan Gerindra," tandasnya.
(cip)
Berita Terkait
Munas XI Partai Golkar...
Munas XI Partai Golkar Digugat karena Diduga Melanggar Anggaran Dasar
Munas Golkar Digugat,...
Munas Golkar Digugat, Adies Kadir: Kami Hadapi Sesuai Aturan AD/ART
Munas XI Golkar Tetapkan...
Munas XI Golkar Tetapkan Bahlil Formatur Tunggal
Airlangga Minta Pengurus...
Airlangga Minta Pengurus dan Senior Golkar Terus Jaga Kekompakan
Ketua DPD Golkar se-Indonesia...
Ketua DPD Golkar se-Indonesia Ngumpul di Bali, Airlangga Didukung Jadi Ketum Lagi
Ketum DMDI Indonesia...
Ketum DMDI Indonesia Dukung Bahlil Lahadalia Pimpin Golkar
Berita Terkini
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved