Penunjukan Kabareskrim Harus Bebas dari Intervensi Politik

Rabu, 06 November 2019 - 15:39 WIB
Penunjukan Kabareskrim...
Penunjukan Kabareskrim Harus Bebas dari Intervensi Politik
A A A
JAKARTA - Sistem promosi dan karier di tubuh Polri harus dihindarkan dari intervensi politik. Termasuk dalam pemilihan sosok yang dipercaya sebagai kabareskrim.

Direktur Imparsial Al Araf mengatakan, dalam negara demokrasi, kontrol sipil terhadap TNI dan Polri harus dilakukan secara demokratis. Para pemimpin sipil memiliki peran dalam melakukan proses pergantian pimpinan tinggi (Panglima TNI, Kapolri, dan para kepala staf TNI) di dua institusi tersebut. (Baca juga: Dilantik Jadi Kapolri, Idham: Kerja, Kerja, Kerja )

Di sisi lain para pemimpin sipil harus memberi ruang pada pimpinan TNI dan Polri menata sistem promosi dan karir secara independen serta profesional. “Harus dihindari intervensi politik yang terlalu dalam ke tubuh TNI/Polri. Hal itu akan membuka peluang terjadinya politisasi. TNI/Polri harus netral dan independen. Karena itu, pergantian kabareskrim perlu memperhatikan merit system,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Diketahui, saat ini posisi kabareskrim Polri masih kosong. Kapolri Jenderal Pol Idham Azis belum menunjuk siapa yang akan menggantikan posisi yang ia tinggalkan di bareskrim.Al Araf menekankan, konsistensi penggunaan merit system penting dikedepankan. Selain mendorong profesionalisme, sistem promosi dan mutasi di tubuh Polri akan menjadi lebih akuntabel dan transparan.
Merit system harus menjadi rujukan utama dalam menyeleksi sosok perwira tinggi yang akan menjabat pos kabareskrim,” tandasnya.

Selain itu, Al Araf mengingatkan, sebagai bagian dari penegak hukum, Polri harus bersikap netral dan tidak berpolitik. Reformasi penegakan hukum perlu menerapkan prinsip good governance. Yakni transparansi dan akuntabilitas serta penghormatan terhadap HAM dalam menata organisasi.

“Mewujudkan Polri yang profesional harus dimulai dengan menata institusi yang menjalankan sistem promosi dan pendidikan berjenjang dengan baik,” imbuhnya.
(poe)
Berita Terkait
Refleksi 74 Tahun Polri,...
Refleksi 74 Tahun Polri, Peran Intelijen dan Binmas Jadi Ujung Tombak
HUT ke-74 Bhayangkara,...
HUT ke-74 Bhayangkara, Ini Catatan Kritis Kontras Terhadap Kinerja Polri
Polri Akan Menghidupkan...
Polri Akan Menghidupkan Kembali Pam Swakarsa
Antisipasi Kerusuhan,...
Antisipasi Kerusuhan, Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Para Kapolda
Kelompok Anarcho Ancam...
Kelompok Anarcho Ancam Lakukan Penjarahan, IPW: Ada Sesuatu yang Aneh
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Ingatkan Bahaya Pembentukan Dewan Keamanan Nasional
Berita Terkini
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved