HUT ke-74 Bhayangkara, Ini Catatan Kritis Kontras Terhadap Kinerja Polri

Rabu, 01 Juli 2020 - 12:21 WIB
loading...
HUT ke-74 Bhayangkara,...
Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menyatakan ada sejumlah catatan mengenai akuntabilitas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selama periode Juli 2019-Juni 2020. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menyatakan ada sejumlah catatan mengenai akuntabilitas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selama periode Juli 2019-Juni 2020. Laporan tersebut diumumkan berkaitan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-74.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan selama kurun itu, Kontras mencatat ada 921 peristiwa kekerasan dan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang diduga melibatkan Polri. Jumlah tersebut berasal dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh Kontras melalui media massa, pendampingan kasus, serta informasi jaringan-jaringan yang telah terverifikasi sebagai bentuk pelanggaran HAM oleh kepolisian. “Dari 921 peristiwa kekerasan itu, sebanyak 1.627 jiwa luka-luka dan 304 orang tewas,” papar peneliti Kontras, Rivanlee Anandar dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Selasa, 30 Juni 2020.

Dalam penjelasannya, Rivan mengungkapkan ada 281 peristiwa pembatasan kebebasan sipil yang berkaitan dengan kebebasan berekspresi, berkumpul dan menyampaikan pendapat. Adapun jumlah korban dari bentuk pembungkaman tersebut yaitu 669 korban luka-luka, 3 orang tewas, serta 4.051 orang ditangkap. (Baca juga: HUT Bhayangkara, Jokowi Sampaikan 7 Instruksi)

Bila dirinci lagi, sebanyak 24 peristiwa pelarangan aksi, 125 peristiwa pembubaran paksa dan bentrokan, 11 aksi penembakan gas air mata, dan 121 peristiwa penangkapan sewenang-wenang. Rivan mencontohkan, pembatasan kebebasan sipil itu seperti terjadi pada September 2019 saat aksi Reformasi Dikorupsi. Demikian juga di Agustus 2019 saat adanya aksi menentang rasisme oleh orang asli Papua. “Hal itu yang membuat jumlah kasus pembatasan kebebasan sipil ini sangat tinggi dalam satu tahun terakhir. Dari peristiwa tersebut, itu disertai juga dengan aksi penganiayaan atau penyiksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” celetuk dia.

Melalui ratusan kasus tersebut, Kontras menilai tidak adanya indikator terukur Polri dalam melakukan penindakan, terutama yang berkaitan dengan kebebasan sipil. Selain itu, subjektivitas polisi sangat tinggi dalam menindak warga. Pola penindakan itu juga kerap kali ditujukan pada kelompok-kelompok yang melakukan kritik terhadap negara. (Baca juga: HUT 74 Bhayangkara, Susaningtyas: Polri Harus Inovatif Hadapi Tantangan yang Makin Kompleks)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
Rekomendasi
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved