Kadin Harap Kapolri Baru Jamin Stabilitas Keamanan hingga Pelosok
Selasa, 29 Oktober 2019 - 12:29 WIB
Kadin Harap Kapolri Baru Jamin Stabilitas Keamanan hingga Pelosok
A
A
A
JAKARTA - Kalangan pengusaha menaruh harapan besar kepada kapolri yang baru. Diketahui, Kabareskrim Polri Komjen Pol Idham Azis telah ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon tunggal kapolri.
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto mengatakan, pengusaha berharap Idham Azis bisa membangun dan menjamin kestabilan keamanan di semua wilayah Indonesia. “Sehingga terjaminnya kondisi berusaha yang stabil,” kata Carmelita kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/10/2019).
Apalagi, pemerintahan Jokowi periode kedua ini juga fokus dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang profesional. Berdaya saing adalah bagian dari menyehatkan dunia investasi dalam berusaha.
“Baik investasi luar negeri maupun dalam negeri. Oleh karena itu, peran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sangat penting,” ujarnya. (Baca juga: Kasum TNI Yakin, Idham Azis Akan Perkuat Sinergi TNI dengan Polri )
Ketua Badan Pengurus Pusat Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Ajib Hamdani juga berharap Komjen Idham Azis bisa menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi di Indonesia.
“Ketika melihat seorang Pak Idham, maka kita punya harapan besar untuk itu. Justru, HIPMI memberikan harapan besar kepada Kapolri yang baru untuk bisa bekerja sesuai tupoksinya sehingga, dunia usaha bisa tumbuh lebih baik. Saya mempunyai harapan besar pak Idham bisa mengemban perannya dengan baik,” kata Ajib.
HIPMI sendiri selama ini melihat komitmen kepolisian menegakkan hukum sangat baik. Menurut dia, HIPMI mempunyai harapan besar untuk menjaga stabilitas ekonomi tentu diimbangi dengan penegakan hukum yang adil. Karena bagaimana pun pertumbuhan ekonomi berbanding lurus dengan keadilan dan penegakan hukum. (Baca juga: Komjen Pol Idham Aziz, Menangkap Tommy Suharto hingga Menumpas Dr Azahari )
Apalagi, tensi politik saat ini cenderung menurun meskipun masih banyak persoalan radikalisme, hoaks dan lain-lain. “Ini menjadi epicentrum masalah kita untuk lima tahun kepemimpinan Jokowi. Saya kira kalau gesekan-gesekan politik saat ini sudah tidak terlalu tajam,” ujarnya.
Diketahui, Idham Azis diplot menggantikan Jenderal (Purn) Tito Karnavian karena dilantik sebagai Menteri Dalam Negeri. Berbagai jabatan di Korps Bhayangkara pernah ditempati Idham hingga ke kursi kepala Bareskrim Polri.
Idham sering dilibatkan dalam tim satuan tugas untuk mengungkap perkara-perkara yang menjadi sorotan publik. Hal ini karena punya latar belakang sebagai reserse dan antiteror.
Saat menjabat Kapolda Metro Jaya, Idham mengungkap kasus penyelundupan ganja seberat 1,3 ton dari Aceh ke Jakarta dan sabu-sabu 1,6 ton dari Taiwan di Anyer, Banten.
Idham juga terlibat dalam Operasi Camar Maleo bersama TNI untuk menangkap kelompok teroris Santoso di wilayah pegunungan Poso, Sulawesi Tengah, awal 2015. Selanjutnya ia dinilai berhasil menjaga situasi keamanan di Jakarta tetap kondusif saat Ibu Kota menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games 2018.
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto mengatakan, pengusaha berharap Idham Azis bisa membangun dan menjamin kestabilan keamanan di semua wilayah Indonesia. “Sehingga terjaminnya kondisi berusaha yang stabil,” kata Carmelita kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/10/2019).
Apalagi, pemerintahan Jokowi periode kedua ini juga fokus dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang profesional. Berdaya saing adalah bagian dari menyehatkan dunia investasi dalam berusaha.
“Baik investasi luar negeri maupun dalam negeri. Oleh karena itu, peran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sangat penting,” ujarnya. (Baca juga: Kasum TNI Yakin, Idham Azis Akan Perkuat Sinergi TNI dengan Polri )
Ketua Badan Pengurus Pusat Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Ajib Hamdani juga berharap Komjen Idham Azis bisa menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi di Indonesia.
“Ketika melihat seorang Pak Idham, maka kita punya harapan besar untuk itu. Justru, HIPMI memberikan harapan besar kepada Kapolri yang baru untuk bisa bekerja sesuai tupoksinya sehingga, dunia usaha bisa tumbuh lebih baik. Saya mempunyai harapan besar pak Idham bisa mengemban perannya dengan baik,” kata Ajib.
HIPMI sendiri selama ini melihat komitmen kepolisian menegakkan hukum sangat baik. Menurut dia, HIPMI mempunyai harapan besar untuk menjaga stabilitas ekonomi tentu diimbangi dengan penegakan hukum yang adil. Karena bagaimana pun pertumbuhan ekonomi berbanding lurus dengan keadilan dan penegakan hukum. (Baca juga: Komjen Pol Idham Aziz, Menangkap Tommy Suharto hingga Menumpas Dr Azahari )
Apalagi, tensi politik saat ini cenderung menurun meskipun masih banyak persoalan radikalisme, hoaks dan lain-lain. “Ini menjadi epicentrum masalah kita untuk lima tahun kepemimpinan Jokowi. Saya kira kalau gesekan-gesekan politik saat ini sudah tidak terlalu tajam,” ujarnya.
Diketahui, Idham Azis diplot menggantikan Jenderal (Purn) Tito Karnavian karena dilantik sebagai Menteri Dalam Negeri. Berbagai jabatan di Korps Bhayangkara pernah ditempati Idham hingga ke kursi kepala Bareskrim Polri.
Idham sering dilibatkan dalam tim satuan tugas untuk mengungkap perkara-perkara yang menjadi sorotan publik. Hal ini karena punya latar belakang sebagai reserse dan antiteror.
Saat menjabat Kapolda Metro Jaya, Idham mengungkap kasus penyelundupan ganja seberat 1,3 ton dari Aceh ke Jakarta dan sabu-sabu 1,6 ton dari Taiwan di Anyer, Banten.
Idham juga terlibat dalam Operasi Camar Maleo bersama TNI untuk menangkap kelompok teroris Santoso di wilayah pegunungan Poso, Sulawesi Tengah, awal 2015. Selanjutnya ia dinilai berhasil menjaga situasi keamanan di Jakarta tetap kondusif saat Ibu Kota menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games 2018.
(poe)