Rentan Ditunggangi, PDIP Minta Mahasiswa Jauhi Anarkistis

Jum'at, 27 September 2019 - 19:06 WIB
Rentan Ditunggangi,...
Rentan Ditunggangi, PDIP Minta Mahasiswa Jauhi Anarkistis
A A A
JAKARTA - Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa di berbagai daerah rentan ditunggangi oleh pihak ketiga yang menyusup untuk kepentingan lain di luar agenda utama demonstrasi.Politikus PDIP Aria Bima meminta agar ekspresi mahasiswa dijaga kemurniannya dalam situasi sekarang yang sangat rentan terhadap 'penumpang gelap' yang menunggangi dengan berbagai kepentingan.Hal ini dikatakan Aria Bima kepada wartawan usai Sidang Paripurna MPR Masa Akhir Tugas 2014-2019 di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (27/9/2019)."Maka untuk menjaga kemurnian ini, seideal apapun, seindah apapun, sehebat apapun cita-cita mahasiswa kalau dilaksanakan dengan cara yang anarkis, itu tidak menarik dan tidak akan membuat suasana lebih baik," kata Aria Bima."Menurut saya, tindakan-tindakan anarki, tindakan-tindakan yang berbuah pada perusakan, itu mencederai keistimewaan mahasiswa sebagai kalangan terdidik untuk menyampaikan ekspresi," tambahnya.Dikatakan anggota Komisi VI DPR ini, demonstrasi adalah bagian dari ekspresi dalam idealisme sebagai mahasiswa. Namun jika penyampaian ekspresi dilakukan dengan cara anarkistis, hal itu justru membuat sesuatu yang tidak jernih dan jauh dari cara-cara berpikir dari kalangan terdidik."Nah kalau ada tindakan-tindakan anarki yang membuat pengrusakan, memang harus ditindak anarkismenya. Tetapi ekspresi idealisme mahasiswa harus tetap dijaga. Maka dalam situasi sekarang sangat rentan terhadap penumpang-penumpang yang ingin memanfaatkan terhadap kegiatan-kegiatan mahasiswa yang secara murni menggelorakan semangat-semangat idealisme, jangan sampai itu ditunggangi oleh kelompok-kelompok kepentingan," katanya.Kelompok kepentingan itu kata Aria Bima, bisa karena ketidaksukaan terhadap pemerintah atau Presiden Joko Widodo yang kembali terpilih dalam Pilpres 2019 lalu. Menurutnya, aksi demonstrasi harus diapresiasi. Namun, pihaknya juga tidak menginginkan polisi terlalu represif terhadap gerakan mahasiswa."Dan penting bagaimana semua saling menjaga situasi yang lebih kondusif dari berbagai elemen bangsa," urainya.
(maf)
Berita Terkait
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
BBHAR PDIP Sebut Mahasiswa...
BBHAR PDIP Sebut Mahasiswa yang Orasi Jorok ke Jokowi Miskin Etika dan Moral
Tolak UU Cipta Kerja,...
Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa di Kendari Demo Kantor PDIP dan Golkar
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved