Mendagri: Stabilitas Politik Dalam Negeri Aman Terkendali

Jum'at, 27 September 2019 - 01:49 WIB
Mendagri: Stabilitas...
Mendagri: Stabilitas Politik Dalam Negeri Aman Terkendali
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menyatakan,stabilitas politik dalam negeri sejauh ini aman terkendali, walaupun ada dinamika di beberapa daerah terkait aspirasi politik masyarakat dalam bentuk demonstasi, Karhutla dan lain sebagainya.Tjahjo mengatakan, di era teknologi yang sudah maju, ada cctv dimana-mana mudah untuk mendeteksi pelaku kriminal dan dan tindakan dari kelompok-kelompok tertentu yang berbuat anarkis. Pemerintahan dalam negeri mulai pusat sampai dengan daerah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan/distrik, desa/ kelurahan masih tetap berjalan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan berjalan normal."Masyarakat jangan mau terprovokasi dengan informasi hoax, adu domba, memecah belah, menebar kebencian dan sebagainya. Aparat kemananan, Polri, TNI dan Intelijen sudah mengetahui siapa yang bermain, baik di dalam negeri maupun di luar negeri", kata Tjahjo pada acara Jambore Nasional Kader PKK di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Rabu (25/9/2019).Tjahjo juga dengan tegas mengimbau seluruh elemen bangsa menahan diri dan menghentikan setiap tindakan yang melanggar hukum, "stop melakukan tindakan melanggar hukum. Negara ini adalah negara demokrasi. Presiden dan Wapres telah terpilih sesuai mekanisme demokrasi, yakni melalui pemilihan umum yang dipilih rakyat secara langsung, secara sah dan konstitusional," ujar."Mari kita tegakkan aturan tata negara sesuai konstitusi UUD 1945. Seluruh rakyat Indonesia dipastikan akan melawan kelompok-kelompok yang mau coba-coba menempuh cara-cara yang inkonstitusional," pungkasnya.Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menyatakan,stabilitas politik dalam negeri sejauh ini aman terkendali, walaupun ada dinamika di beberapa daerah terkait aspirasi politik masyarakat dalam bentuk demonstasi, Karhutla dan lain sebagainya.

Tjahjo mengatakan, di era teknologi yang sudah maju, ada cctv dimana-mana mudah untuk mendeteksi pelaku kriminal dan dan tindakan dari kelompok-kelompok tertentu yang berbuat anarkis. Pemerintahan dalam negeri mulai pusat sampai dengan daerah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan/distrik, desa/ kelurahan masih tetap berjalan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan berjalan normal.

"Masyarakat jangan mau terprovokasi dengan informasi hoax, adu domba, memecah belah, menebar kebencian dan sebagainya. Aparat kemananan, Polri, TNI dan Intelijen sudah mengetahui siapa yang bermain, baik di dalam negeri maupun di luar negeri", kata Tjahjo pada acara Jambore Nasional Kader PKK di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Rabu, 25 September 2019 kemarin.

Tjahjo juga dengan tegas mengimbau seluruh elemen bangsa menahan diri dan menghentikan setiap tindakan yang melanggar hukum, "stop melakukan tindakan melanggar hukum. Negara ini adalah negara demokrasi. Presiden dan Wapres telah terpilih sesuai mekanisme demokrasi, yakni melalui pemilihan umum yang dipilih rakyat secara langsung, secara sah dan konstitusional," ujarnya.

"Mari kita tegakkan aturan tata negara sesuai konstitusi UUD 1945. Seluruh rakyat Indonesia dipastikan akan melawan kelompok-kelompok yang mau coba-coba menempuh cara-cara yang inkonstitusional," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Ditjen Bina Pemdes Kemendagri...
Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Akan Percepat Revisi Permendagri No 1 Tahun 2016
BSKDN Tekankan Kualitas...
BSKDN Tekankan Kualitas Kepemimpinan Kepala Daerah Menentukan Kesejahteraan Masyarakat
Kepala BSKDN Beberkan...
Kepala BSKDN Beberkan 4 Fungsi Penting Command Center
Kemendagri Libatkan...
Kemendagri Libatkan Pakar Analisis Variabel dan Indikator Penilaian Kota Bersih
Dirjen Kemendagri Bertemu...
Dirjen Kemendagri Bertemu CIRDAP, Apa yang Dibahas?
Litbang Kemendagri Berubah...
Litbang Kemendagri Berubah Jadi BSKDN, Eko: Kita Harus Berkolaborasi
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved