Aksi Unjuk Rasa Marak, DPR dan Pemerintah Jangan Paksakan Kehendak

Kamis, 26 September 2019 - 10:08 WIB
Aksi Unjuk Rasa Marak,...
Aksi Unjuk Rasa Marak, DPR dan Pemerintah Jangan Paksakan Kehendak
A A A
JAKARTA - Maraknya demonstrasi yang dilakukan kalangan mahasiswa dan masyarakat sipil dalam beberapa hari cenderung massif. Bahkan, demonstrasi sudah melibatkan siswa sekolah yang berujung rusuh hingga dinihari tadi.

Merespons hal ini, Direktur Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin berharap, negara harus dalam keadaan aman dan damai. Untuk itu, dia berharap tegakkan hukum dengan seadil-adilnya. Menurut dia, berdemokrasi dengan tanpa menegakkan hukum sama saja bohong. Jika semua pihak sepakat dengan demokrasi, maka penegakkan hukumnya harus jalan dan harus adil.

"Persoalannya rakyat dari mulai anak pelajar, mahasiswa, dosen, dan lain-lain sudah tidak percaya pada pemerintah dan DPR. Ini berbahaya," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Kamis (26/9/2019).

Dengan demikian, kata Ujang, tak ada jalan lain kecuali pulihkan kepercayaan masyarakat dengan tidak membohongi masyarakat. Ambil hati rakyat dengan merespons apa yang dituntutnya.

"Rakyat ingin RUU KPK dicabut. Cabut lah. Rakyat ingin pasal-pasal tertentu dalam RUU KUHP, dan lain-lain ingin dihapus karena tidak pro rakyat, maka hapuslah," ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, DPR dan pemerintah tak boleh memaksakan kehendak dan tak boleh merugikan rakyat serta tak boleh membuat kebijakan yang merugikan dan bertentangan dengan kehendak rakyat.

"Jadikan negara menjadi negara yang berwibawa. Dengan cara meraih kembali simpati masyarakat," tutur analis Politik asal Universitas Al Azhar Indonesia ini.
(cip)
Berita Terkait
Amanah UU, Badan Peradilan...
Amanah UU, Badan Peradilan Khusus Pilkada Harus Segera Dibentuk
Pakar Hukum Minta DPR...
Pakar Hukum Minta DPR Pahami UU Terkait Calon Anggota BPK
Pakar Hukum Nilai Analisis...
Pakar Hukum Nilai Analisis dari Rencana Revisi UU MK Sangat Dangkal
UU Minerba Bentuk Perlindungan...
UU Minerba Bentuk Perlindungan Negara untuk Korporasi Tambang
Uya Kuya Bantah Kabur...
Uya Kuya Bantah Kabur ke Luar Negeri saat Demo di Jakarta Rusuh
Isolasi Desa Dianggap...
Isolasi Desa Dianggap Lebih Efektif, Nabil Haroen: Kebijakan Harus Tepat
Berita Terkini
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 2 Digelar di PN Jaksel 10 Juli 2026
Kejagung Sita 104 Ton...
Kejagung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron di Bangka Belitung
Program MBG Perkuat...
Program MBG Perkuat Keadilan Sosial Melalui Pemenuhan Gizi
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Infografis
Jangan Salah, Ini Perbedaan...
Jangan Salah, Ini Perbedaan Harimau Sumatera Jantan dan Betina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved