Kemendagri Harap NPHD Pilkada 2020 Ditetapkan Tahun ini

Minggu, 25 Agustus 2019 - 17:01 WIB
Kemendagri Harap NPHD...
Kemendagri Harap NPHD Pilkada 2020 Ditetapkan Tahun ini
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berharap naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 bisa ditetapkan tahun ini. Dengan begitu saat memasuki tahapan pilkada, anggaran bisa dapat digunakan.

"Harapan kami NPHD sudah ditetapkan tahun 2019," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Syarifuddin saat dihubungi, Minggu (25/8/2019).

Syarifuddin mengatakan, sejauh ini belum ada daerah yang menetapkan NPHD. Hal ini dikarenakan belum ada usulan kebutuhan anggaran yang masuk ke pemda dari penyelenggara pilkada.

"Karena sejauh ini belum masuk usulan dari penyelenggara kepada pemda. Dan itu dimulai dari usulan penyelenggara masuk baru dijadwalkan pembahasan. Nanti sebagai kesepakatan atas pembahasan itu diwujudkan dalam NPHD," ungkapnya.

Dia mengatakan, tak selalu usulan dari penyelenggara akan diakomodir seluruhnya. Maka dari itu diperlukan pembahasan antara pemda dan penyelenggara.

“Memang tidak lantas semua usulan diakomodasi sebesar iru juga. Karena ada juga setelah pembahasan bisa terkoreksi sampai 50%. Salah satu yang diabahs misalnya volume perjalanan dinas," jelasnya.

"Apakah perlu sekali jalan konsultasi ramai-ramai? Apa tidak cukup dua tiga orang. Karena bagaimana pun juga anggaran harus digunakan soptimal mungkin," sambungnya.

Dia pun meminta agar penyelenggara segera mengusulkan kebutuhan anggaran pilkada untuk. Tepatnya sebelum anggaran pendapatan dan belanja (APBD) 2020 diketok akhir tahun ini.

"Harapan kami usulan dari penyelenggara bisa masuk ke pemda tahun ini juga. Karena kan anggaran itu harus masuk di APBD 2020. Harapan kami usulan kebutuhan pilkada sebelum APBD diketok," tuturnya.

Terkait dengan ketersediaan anggaran, Kemendagri telah meminta daerah mempersiapkannya. Menurutnya hal ini hukan kebutuhan mendadak, sehingga sudah seharusnya daerah siap.

"Jadi daerah harusnya sudah tahu. Ini kan bukan tiba-tiba. Daerah yang 2020 pilkada jauh-jauh hari sudah tahu. Harapan kita mereka sudah mendesain dan antisipasi kebutuhannya," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Mendagri Belum Bisa...
Mendagri Belum Bisa Tentukan Waktu Penundaan Pilkada Serentak 2020
Kemendagri Segera Serahkan...
Kemendagri Segera Serahkan DP4 Tambahan Pilkada Serentak 2020
Mendagri Minta Tokoh...
Mendagri Minta Tokoh Agama dan Adat Dukung Pilkada Serentak
Kemendagri Sebut Ada...
Kemendagri Sebut Ada Dua Indikator Sukses Pilkada Serentak 2020
Tunda Pilkada Serentak...
Tunda Pilkada Serentak 2020, Mendagri Belum Bisa Tentukan Waktunya
Kemendagri Optimistis...
Kemendagri Optimistis Pilkada Serentak Digelar Desember 2020
Berita Terkini
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved