Meski Tak Ditawari Menteri, PAN Tetap Dukung Pemerintahan Jokowi

Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:32 WIB
Meski Tak Ditawari Menteri,...
Meski Tak Ditawari Menteri, PAN Tetap Dukung Pemerintahan Jokowi
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto, memberikan tanggapan terkait dengan desas-desus sikap politik PAN setelah pelaksanaan Pilpres 2019.

PAN mengakui, selama ini tidak ada dari pihak Presiden Joko Widodo (Jokowi) ataupun Koalisi Indonesia Kerja (KIK) mengajak PAN untuk bergabung ke dalam barisan koalisi pemerintah. Namun, PAN tetap mendukung pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin secara kritis.

"Mendukung bukan berarti gabung. Program Pak Jokowi yang bagus kita dukung, yang enggak bagus kita kritisi dengan adab dan sopan santun. Tapi kalau sampai hari ini, enggak ada tuh yang ngajak PAN atau nawarin menteri itu enggak ada," kata Yandri Susanto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

(Baca juga: Digosipin Jadi Menteri, Risma: Aku Tak Pernah Minta Jabatan Itu)


Menurut Yandri, posisi PAN saat ini pasif saja karena PAN menyadari bahwa capres-cawapres yang diusung PAN dalam Pilpres 2019 kalah. Sementara, dukungan kepada pemerkntah juga sudah cukup dan Jokowi juga sudah menyampaikan bahwa koalisi mereka sudah penuh.

Sehingga kata dia, PAN juga tidak mau mendekatkan diri. "Membentuk kabinet kan hak prerogatif Pak Jokowi. Kita enggak ada ngoyo, enggak ada ngusulkan nama, nggak ada lobi sana-sini, nggak ngotot untuk masuk. Orang enggak ada yang ngajak kok," ucap Sekretaris Fraksi PAN itu.

Namun demikian lanjut Yandri, PAN menghargai Jokowi sebagai presiden terpilih sebagaimana keputusan Komisi Pemilhan Umum (KPU) dan juga Mahkamah Konstitusi (MK). PAN akan mendukung program Jokowi-Ma’ruf selama 5 tahun mendatang, khususnya program agar Indonesia lebih baik dan rakyatnya makmur dan sejahtera.

"Kalau ada program yang tidak baik ya kayak selama ini, kita kritisi, kita koreksi, kita kasih masukan," jelasnya.

Karena itu, Yandri belum dapat memastikan apakah Rakernas PAN nanti akan mengagendakan terkait arah politik PAN. Karena PAN masih dalam tahap mempersiapkan Rakernas dan juga lokasi untuk Kongres PAN.

"Tapi menurut saya kita lagi pantau dulu untuk tuan rumah kongres daerah mana saja yang siap, biar sekaligus. Karena dia juga akan diputuskan di rakernas," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
PAN Gabung Koalisi Jokowi,...
PAN Gabung Koalisi Jokowi, Pengamat: Tidak Selalu Harus Masuk Kabinet
Pengamat Nilai PAN di...
Pengamat Nilai PAN di Bawah Zulhas Relatif Siap Bermitra dengan Istana
Jika Gabung Koalisi...
Jika Gabung Koalisi Jokowi, PAN Berpeluang Sodorkan Hatta Rajasa dan Soetrisno Bachir
PAN Berpeluang Tempatkan...
PAN Berpeluang Tempatkan Kader di Kabinet Jokowi-Maruf Amin
Gerindra Tak Ambil Pusing...
Gerindra Tak Ambil Pusing PAN Masuk Kabinet Indonesia Maju
Untung Rugi Jika PAN...
Untung Rugi Jika PAN Bergabung ke Pemerintahan Jokowi Lagi
Berita Terkini
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved