Komunikasi Mandek, Demokrat Yakin Kekuatannya Tetap Diperhitungkan

Senin, 12 Agustus 2019 - 12:52 WIB
Komunikasi Mandek, Demokrat...
Komunikasi Mandek, Demokrat Yakin Kekuatannya Tetap Diperhitungkan
A A A
JAKARTA - Sudah hampir dua bulan pascapertemuan politik Ketua Kogasma Demokrat sekaligus putera sulung Ketua Umum (Ketum) Demokrat, Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, belum juga ada progress dari komunikasi politik yang dijalin. Bahkan, sejumlah pihak menilai pemerintah tidak terlalu melirik Demokrat untuk masuk koalisi.

Namun, hal ini dibantah oleh Demokrat. Mereka yakin partai berlambang Mercy Biru itu menjadi parpol yang cukup diperhitungkan oleh semua pihak.

“Terkait anggapan bahwa PD tidak terlalu dilirik atau bahkan kesannya menghilang, tidak demikian juga. Tetapi memang kami terakhir ini kan menghadapi duka kehilangan yang sangat besar yakni kehilangan Ibunda Ani maka kami tidak sepatutnya dan tidak patut untuk berpolitik secara gamblang,” kata Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kepada SINDOnews di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Ferdinand menjelaskan, karena kedukaan yang menyelimuti Demokrat membuat aktivitas politik yang dilakukan Demokrat tidak dilakukan secara vulgar. Sehingga, hal itu yang mungkin membuat Demokrat terkesan tidak dilirik oleh kubu pemerintah.

“Itu mungkin yang dilihat orang sehingga Partai Demokrat terkesan tidak dilirik, tidak sama sekali,” tegasnya.

Mantan Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu yakin Demokrat sebagai kekuatan politik yang besar pasti akan diperhitungkan oleh semua pihak termasuk juga Jokowi. Sehingga, anggapan tidak diliriknya Demokrat merupakan anggapan yang keliru.

“Partai Demokrat itu adalah sebuah kekuatan besar yang sangat jelas manifesto politiknya untuk negara dan kebangsaan sehingga Partai Demokrat pasti akan diperhitungkan oleh semua pihak. Jadi, anggapan-anggapan yang melihat Demokrat tidak dilirik saya pikir itu adalah salah dan tidak berdasar,” tegasnya.

Terlebih, Ferdinand menambahkan, komunikasi antara elite Demokrat dengan parpol koalisi pemerintah maupun dengan Jokowi terus berjalan. Demokrat terus membangun komunikasi yang baik saat ini dengan pemerintah.

“Kita membangun komunikasi yang baik saat ini. Tetapi kita tidak ingin menekan, memaksa atau apapun karena kita tahu betul posisi kita kemarin berada di posisi berseberangan,” tandasnya.
(cip)
Berita Terkait
Reshuffle Kabinet, Partai...
Reshuffle Kabinet, Partai Demokrat: Kami Tidak Akan Mencampurinya
Isu Reshuffle Kabinet,...
Isu Reshuffle Kabinet, Ini Arahan AHY dan Sikap Partai Demokrat
Demokrat Pertanyakan...
Demokrat Pertanyakan Belum Ada Langkah Taktis Jokowi Setelah Marahi Menteri
Satu Tahun Jokowi-Maruf,...
Satu Tahun Jokowi-Maruf, Demokrat Nilai Sering Buat Kebijakan Tak Populer
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Demokrat Tegaskan Tetap di Luar Pemerintahan
Reshuffle Kabinet Dinilai...
Reshuffle Kabinet Dinilai Sulit Hindari Tarik Menarik Kepentingan Partai
Berita Terkini
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved