Bertemu Jokowi, Baiq Nuril Ungkap Ingin Bingkai Salinan Keppres Amnesti

Jum'at, 02 Agustus 2019 - 18:38 WIB
Bertemu Jokowi, Baiq...
Bertemu Jokowi, Baiq Nuril Ungkap Ingin Bingkai Salinan Keppres Amnesti
A A A
BOGOR - Baiq Nuril telah secara langsung menerima salinan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai Pemberian Amnesti dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Setelah mendatapkan salinan tersebut, perempuan yang sebelumnya dipidana enam bulan penjara dan denda Rp500 juta karena melanggar Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik itu mengungkapkan ingin membingkai salinan bernomor 24/2019. (Baca juga: Jalan Panjang Kasus Baiq Nuril, Eks Tenaga Honorer yang Dijerat UU ITE )

Sambil menahan haru, perempuan mantan tenaga honorer di SMA 7 Mataram ini menunjukan salinan keppres tersebut kepada wartawan yang meliput pertemuannya dengan Jokowi. Melalui keppres itu, Baiq terbebas dari tuntutan pidana yang menjeratnya.

“Ini surat, surat ini kalau bisa saya mau bingkai dengan bingkai emas, saya mau pajang. Ini adalah surat paling berharga dalam hidup saya,” kata Baiq di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/8/2019).

Dia mengaku tidak bisa berbicara banyak karenagugup bertemu dengan Presiden Jokowi. Dia mengaku hanya mengungkapkan rasa terima kasih kepada mantan Wali Kota Solo itu.

“Saya cuma bisa bilang terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden yang dengan senang hati beliau mau menerima saya di Istana Bogor. Saya sangat bangga punya Presiden seperti Bapak Jokowi,” ungkapnya.

Menurut dia, pertemuannya dengan seorang Presiden adalah salah satu cita-citanya saat kecil. Dia merasa senang cita-cita tersebut akhirnya terwujud.

“Ternyata apa yang saya impikan alhamdulillah hari ini terkabul,” tuturnya.

Ditanyakan apakah ada pesan khusus dari Presiden Jokowi, Baiq mengatakan tidak ada. Dia mengatakan Presiden hanya bertanya tentang kesibukannya.

“Beliau bertanya kalau saya masih kerja atau berhenti. Saya menjelaskan kalau sejak pelaporan itu, saya sudah berhenti bekerja,” ujarnya.

Baiq berharap apa yang menimpa dirinya tidak kembali terulang. Dia ingin membuka tempat konsultasi pengaduan kasus-kasus yang sama dengan dirinya.

“Saya ingin buka konsultasi untuk di rumah. Pengaduan mungkin. Siapa yang ingin. Kalau terjadi. Mudah-mudahan tidak terjadi pada perempuan dimana pun,” katanya.

Baiq juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya antara lain Menteri Hukum dan HAM Yasonna laoly, Anggota DPR Rieke Dyah Pitaloka, semua anggota DPR, penasihat hukumnya, dan sejumlah LSM seperti Amnesti Internasional.
(dam)
Berita Terkait
Lapor ke Mabes Polri...
Lapor ke Mabes Polri dan Kompolnas, Terdakwa Kasus UU ITE Minta Keadilan
Kapolri Terbitkan Pedoman...
Kapolri Terbitkan Pedoman Penanganan Kasus UU ITE ke Seluruh Kapolda dan Jajaran
Fahri Hamzah Colek Mahfud...
Fahri Hamzah 'Colek' Mahfud MD Soal Kasus Jerinx SID
Dapat Asimilasi Covid-19,...
Dapat Asimilasi Covid-19, Ibu Terpidana Kasus ITE Dibebaskan
Soal Revisi UU ITE dan...
Soal Revisi UU ITE dan SE Kapolri, Pakar Pidana Ini Kaitkan dengan Kasus Abu Janda
Penanganan Kasus Ruslan...
Penanganan Kasus Ruslan Buton Dinilai Berlebihan
Berita Terkini
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved