DPR Akan Pantau Pelaksanaan PPDB di Daerah

Senin, 24 Juni 2019 - 19:27 WIB
DPR Akan Pantau Pelaksanaan...
DPR Akan Pantau Pelaksanaan PPDB di Daerah
A A A
JAKARTA - Komisi X DPR akan melakukan kunjungan spesifik guna memantau permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sejumlah daerah.

Seperti diketahui, PPDB ini juga mendapatkan banyak kritik dan masukan dari sejumlah Anggota Komisi X dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

“Tanggal 27-29 Juni nanti, Komisi X akan mengadakan kunjungan spesifik untuk memantau penyebab PPDB ini menjadi masalah di masing-masing daerah,” ujar Ketua Komisi X DPR Djoko Udjianto dalam Raker di Ruang Rapat Komisi X, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/6).

Sebelumnya, Anggota Komisi X, Otje Popong Djundjunan menilai tidak ada persiapan yang matang dalam penerapan sistem zonasi. Namun demikian, dia meyakini sistem zonasi ini bertujuan baik.Hanya saja, menimbulkan permasalahan dan keributan di masyarakat karena kurangnya sosialisasi. “Oleh sebab itu, saya harap ke depannya Kemendikbud bisa melakukan sosialisasi dan persiapan yang matang terhadap program dan kebijakan kebijakan yang akan diluncurkan,” ujar perempuan yang akran disapa Ceu Popong itu.

Kemudian, Anggota Komisi X dari Fraksi Golkar, Nur Achmad menilai bahwa program zonasi ini penting namun, harus diimbangi dengan pembangunan infrastruktur dan suprastruktur yang memadai.Dia mempertanyakan koordinasi Kemendikbud dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) dalam membangun infrastruktur pendidikan ini.

“Karena bisa saja tujuan Kemendikbud adalah membentuk zonasi, tapi program di Kementerian PUPR itu lain sehingga tidak terjadi titik temu. Untuk itu, saya ingin mengetahui sejauh mana koordinasi yang sudah dilakukan,” tuturnya.

Anggota Komisi X dari Fraksi Demokrat, Putu Supadma mengapresiasi kebijakan Kemendikbud untuk membentuk sistem zonasi, tetapi dia melihat tidak adanya koordinasi antara Kemendikbud dan Presiden terkait penerapan sistem zonasi ini.

Sinkronisasi antara semangat pengembangan SDM dengan alokasi anggaran yang diberikan juga tidak terlihat karena alokasi anggaran Kemendikbud ini semakin tahun semakin turun.

“Saya mendukung sistem zonasi ini, tetapi saya harap Komisi X dapat dilibatkan dalam program yang akan dijalankan, libatkan kami dalam revisi Permendikbud yang ada,” pintanya.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved