Eggi Sudjana Jadi Tersangka, TKN Yakin Tindakan Polisi Disertai Alat Bukti

Kamis, 09 Mei 2019 - 17:05 WIB
Eggi Sudjana Jadi Tersangka,...
Eggi Sudjana Jadi Tersangka, TKN Yakin Tindakan Polisi Disertai Alat Bukti
A A A
JAKARTA - Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar oleh penyidik Polda Metro Jaya karena pernyataannya tentang aksi massa atau people power. Eggi sendiri sudah berkomentar bahwa penetapan dirinya sebagai tersangka dianggap norak.

Menanggapi penetapan tersangka Eggi, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengaku yakin tindakan polisi terhadap Eggi sudah berdasarkan alat bukti.

"Dan dari sisi pengertian people power niatnya maupun pengertian dalam konteksnya, people power itu satu gerakan yang dilakukan secara masif dan administratif dalam bentuk pengerahan massa yang sebenarnya tujuannya tidak mempercayai lembaga-lembaga atau instrumen-instruemen negara yang diatur oleh UU," ujar Karding saat dihubungi, Kamis (9/5/2019).

Atau lebih jauh, kata Karding, bisa disebut gerakan people power itu adalah untuk melawan negara, melawan pemerintah yang sedang berkuasa dan kekuasaan dijamin oleh UU.

"Jadi dari sisi itu, segala ucapan dengan niat people power memang dalam pandangan pribadi saya dapat disebut tindakan ke arah bahkan menuju makar," jelasnya.

Selain itu, Politikus PKB itu menilai dorongan people power sesungguhnya untuk menjatuhkan kekuasaan yang sah di mana seruan tersebut berpotensi menjadi provokasi jika dilakukan oleh elite politik. Apalagi konteks kondisi hari ini sejak pemilu berlangsung memiliki ketegangan yang cukup tinggi di masyarakat sehingga berakibat berbahaya terhadap keamanan negara.

"Jadi Indonesia ini kita menganut satu sistem yang kita sebut demokrasi Pancasila. Itu adalah demokrasi yang dibangun atas kebebasan-kebebasan kita yang bertanggung jawab artinya kita punya hak yang boleh kita suarakan boleh dilaksakan tapi mesti dibatasi oleh hak-hak orang lain," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Semangat Revisi UU ITE...
Semangat Revisi UU ITE Harus Kedepankan Rasa Keadilan
4 Kementerian Lembaga...
4 Kementerian Lembaga Teken SKB Revisi Terbatas UU ITE
Tim Kajian UU ITE Minta...
Tim Kajian UU ITE Minta Pendapat Anita Wahid hingga Deddy Corbuzier
Revisi UU ITE Dinilai...
Revisi UU ITE Dinilai Perlu Perjelas Aspek Penghinaan
Revisi UU ITE Tak Perlu...
Revisi UU ITE Tak Perlu Perppu, Pengamat: Ketidakadilan Itu Bersumber dari Aparat Penegak Hukum
Pemerintah Dinilai Tak...
Pemerintah Dinilai Tak Serius Cabut Akar Masalah UU ITE
Berita Terkini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved