Keunggulan Jokowi di Quick Count Sesuai Prediksi Pakar Internasional

Kamis, 18 April 2019 - 18:18 WIB
Keunggulan Jokowi di...
Keunggulan Jokowi di Quick Count Sesuai Prediksi Pakar Internasional
A A A
JAKARTA - Beberapa pakar di luar negeri sudah memprediksi kemenangan Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.Menurut mereka margin kemenangan Jokowi memang pas dengan apa yang mereka prediksi. Hasil yang dinilai sudah lebih dari cukup sebagai modal legitimasi pemerintahan jilid kedua.
"Kami sudah menduga kemenangan Jokowi," kata Peter Mumford dari Uerasia Group, konsultan politik yang bermarkas di New York seperti dikutip dari iNews.id, Kamis (18/4/2019).

Menurut dia, kemenangan Jokowi masih di angka 50-an persen membuat pemerintahan akan lebih dinamis. Karenanya, sebuah keniscayaan bagi Jokowi untuk merangkul partai nonkoalisi di pemerintahannya.

Sementara itu pakar Indonesia dari Australian National University, Greg Fealy, menanggapi kemenangan Jokowi dengan positif. Menurut dia, Jokowi berkomitmen untuk menghilangkan ketertinggalan dalam pemerintahannya.

"Ia bertekad untuk menciptakan dampak terbesar dalam kehidupan nasional yang bisa dilakukannya, ia ingin melakukan banyak pembangunan, ia ingin lebih banyak lagi infrastruktur, ia ingin kesejahteraan yang lebih besar lagi, ia ingin meninggalkan warisan," kata Fealy.

Fealy mengatakan, baru-baru ini Indonesia sedang menegosiasikan perdagangan bebas dengan Australia. Termasuk membebaskan tarif banyak barang dan jasa, serta mengizinkan universitas-universitas Australia membangun kampus di Indonesia. Hal ini mencerminkan naluri pasar Jokowi, seorang mantan pengusaha dan eksportir besar.

Sebagai presiden Indonesia pertama yang bukan berasal dari kalangan elit politisi, militer dan pengusaha, dalam periode pertamanya, Jokowi memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Dia membangun jalan, rel, pelabuhan, dan bandara di seluruh kepulauan di Indonesia.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Percepat Proses Pengganti...
Percepat Proses Pengganti Jampidsus, Istana: Diputuskan Pekan Ini
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved