Kubu Prabowo-Sandi Nilai UN Hanya Jadi Beban bagi Anak Didik

Senin, 18 Maret 2019 - 12:34 WIB
Kubu Prabowo-Sandi Nilai...
Kubu Prabowo-Sandi Nilai UN Hanya Jadi Beban bagi Anak Didik
A A A
JAKARTA - Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bakal menghentikan sistem ujian nasional (UN) jika terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024 nanti. Hal tersebut diungkapkan oleh Sandiaga dalam debat cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, kemarin malam.

Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Prabowo-Sandi, Moh Nizar Zahro menjelaskan bahwa UN selama ini hanya menjadi beban bagi anak-anak didik. "Belajar bertahun-tahun tapi faktor utama kelulusan ditentukan oleh hasil UN," ujarnya dihubungi wartawan, Senin (18/3/2019).

(Baca juga: Prabowo-Sandi Akan Hapus Ujian Nasional)


Sehingga, kata Nizar, tidak aneh jika sekolah menjelang kelulusan berubah menjadi bimbingan belajar (Bimbel). Dia melanjutkan, anak difokuskan untuk pendalaman materi dan melakukan berkali-kali try out.

Ironisnya, lanjut dia, UN yang sudah menyusahkan anak didik ternyata belum diterima oleh perguruan tinggi sebagai dasar penerimaan mahasiswa baru. "Melihat dampak UN tidak signifikan terhadap masa depan anak didik, maka pantas jika UN dihapus," kata Ketua DPP Partai Gerindra ini.

Selanjutnya, kata Nizar, bisa dilakukan pembimbingan bakat dan minat kepada anak didik. "Cara ini bisa dilakukan dengan menggandeng pihak universitas dan dunia kerja," jelas Anggota Komisi XI DPR RI ini.

Lebih lanjut, dia menuturkan bagi anak yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi diberikan saluran komunikasi dengan perguruan tinggi yang dituju. Komunikasi dijalin sedini mungkin agar jika masuk sudah ada perkenalan.

(Baca juga: Hapus UN, Ini Solusi Pendidikan dari Visi Misi Prabowo-Sandi)


Ditambahkannya, anak didik sudah menyiapkan pengetahuan yang diharapkan oleh perguruan tinggi tersebut. "Jika anak didik ingin langsung bekerja atau berwirausaha, maka pihak sekolah bisa menyambungkannya ke pihak terkait agar keinginan anak didik dapat terwujud dengan mudah," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Minta Debat Cawapres...
Minta Debat Cawapres Tak Didampingi Capres, Partai Perindo: Samakan Saja dengan Pilpres 2019
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Pilpres 2024, Golkar...
Pilpres 2024, Golkar Mulai Kaji Pasangan Airlangga Hartarto
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved