Relawan KMA Sambangi Kantong-kantong Suara NU di Jabar

Sabtu, 02 Maret 2019 - 09:47 WIB
Relawan KMA Sambangi...
Relawan KMA Sambangi Kantong-kantong Suara NU di Jabar
A A A
TASIKMALAYA - Master C19 Portal KMA (Kiai Ma'ruf Amin) terus berusaha mengumpulkan suara warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April mendatang.

Setelah berkeliling Jawa Timur, Sulawesi Selatan, giliran warga Nahdliyin di Jawa Barat (Jabar) yang disambangi tim konsolidator relawan KMA, pimpinan Ahmad Syauqi Ma'ruf Amin (Gus Oqi) tersebut.

Tim Master C19 Portal KMA berkeliling Jawa Barat. Mereka singgahi beberapa kabupaten dan kota di bumi Pariyangan. Setelah menemui sejumlah kiai kampung dan santri di Kabupaten Kuningan, Gus Oqi membawa tim Master C19 Portal KMA ke Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran.

"Kunjungan kami ke sejumlah daerah di Jawa Barat ini, untuk mengonsolidasikan warga NU dalam menghadapi Pilpres," ujar Ahmad Syauqi kepada warga NU dalam acara silaturahmi di Ponpes Bahrul Ulum, Jalan Banjar, Desa Cilangkap, Tasikmalaya, kemarin.

Lebih lanjut Gus Oqi menjelaskan, warga Nahdliyin harus berperan pada Pilpres yang digelar 17 April mendatang. Itu karena suara Nahdliyin akan menentukan arah bangsa dan negera yang lebih baik.

"Pada momentum Pilpres ini, Nahdliyin tidak boleh apatis. Karena Pilpres bagian dari ijtihat dan jihad untuk membangun Indonesia maju," tandasnya.

(Baca juga: Ma'ruf Amin Sebut Seluruh Ulama NU se-Indonesia Siap Tangkal Hoaks)

Sementara Direktur Master C19 Portal KMA, Doddy Dwi Nugroho mengungkapkan, warga NU harus satu suara memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, yakni Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

"Karena di paslon 01 ada Kiai Ma’ruf. Beliau adalah representatif suara warga NU,” tuturnya.

Dalam silaturahmi warga Nahdliyin bersama Gus Syauqi di Ponpes Bahrul Ulum dihadiri Ai Rahmayanti, calon legislatif RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ai berharap, warga NU khususnya di Tasikmlaya tidak gampang terpengaruh dengan kabar bohong atau hoaks. Apalagi dengan kabar miring tentang Kiai Ma’ruf.

"Kiai Ma’ruf pernah difitnah. Kalau beliau bersalaman dan cipika-cipiki dengan wanita. Padahal, jelas-jelas yang salaman dengan beliau itu adalah istrinya," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Wapres Maruf Amin Paparkan...
Wapres Ma'ruf Amin Paparkan 4 Kriteria Rais Aam PBNU
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Buka Munas-Konbes NU...
Buka Munas-Konbes NU 2021, Wapres Ma'ruf Amin Ingatkan Adanya Tantangan Besar
Wapres Maruf Amin Sebut...
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Tugas Besar NU Ada di Pundak ISNU
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved