Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Minggu, 23 Juli 2023 - 15:58 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditemani Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meninjau langsung rekonstruksi Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Minggu (23/7/2023). Foto/Setpres
A
A
A
JAKARTA - Basis massa pasangan Joko Widodo ( Jokowi ) - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 cenderung mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 berdasarkan hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia. Dari hasil survei, Ganjar Pranowo mendapatkan suara 49,3 dari para basis massa Jokowi - Ma'ruf Amin.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, suara dukungan terhadap Ganjar Pranowo memang sempat menurun dari basis pemilih Jokowi - Ma'ruf Amin pada April 2023. Dia menilai itu merupakan efek batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
"Tetapi saat itu pemilih Pak Jokowi - Kiai Ma'ruf tidak lari ke yang lain. Nah ketika akhirnya Ganjar dapat tiket dari PDI-Perjuangan, basis pemilih Pak Jokowi - Kiai Ma'ruf mulai pulih lagi, meskipun sebagian sudah mengalir ke Pak Prabowo," kata Burhanuddin melalui channel YouTube Indikator Politik Indonesia, Minggu (23/7/2023).
Baca juga: Momen Kemesraan Ganjar Pranowo dan Presiden Jokowi Tinjau Infrastruktur
Sementara itu, beberapa pemilih Jokowi - Ma'ruf Amin memang juga ada yang mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Namun, jumlahnya tidak begitu signifikan yakni hanya 28,5. Hal itu juga tidak terlepas dari adanya endorsement Presiden Jokowi kepada Prabowo beberapa waktu lalu.
"Kan selama ini ada yang mengatakan Pak Prabowo elektabilitasnya meningkat karena Jokowi endorsement. Nah kalau kita lihat memang ada buktinya, awalnya Pak Prabowo berada di kalangan Pak Jokowi - Kiai Ma'ruf, kan ada 55 persen pemilih Pak Jokowi - Kiai Ma'ruf hasil Pemilu 2019, itu Pak Prabowo konsisten berada di peringkat kedua," kata Burhanuddin.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, suara dukungan terhadap Ganjar Pranowo memang sempat menurun dari basis pemilih Jokowi - Ma'ruf Amin pada April 2023. Dia menilai itu merupakan efek batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
"Tetapi saat itu pemilih Pak Jokowi - Kiai Ma'ruf tidak lari ke yang lain. Nah ketika akhirnya Ganjar dapat tiket dari PDI-Perjuangan, basis pemilih Pak Jokowi - Kiai Ma'ruf mulai pulih lagi, meskipun sebagian sudah mengalir ke Pak Prabowo," kata Burhanuddin melalui channel YouTube Indikator Politik Indonesia, Minggu (23/7/2023).
Baca juga: Momen Kemesraan Ganjar Pranowo dan Presiden Jokowi Tinjau Infrastruktur
Sementara itu, beberapa pemilih Jokowi - Ma'ruf Amin memang juga ada yang mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Namun, jumlahnya tidak begitu signifikan yakni hanya 28,5. Hal itu juga tidak terlepas dari adanya endorsement Presiden Jokowi kepada Prabowo beberapa waktu lalu.
"Kan selama ini ada yang mengatakan Pak Prabowo elektabilitasnya meningkat karena Jokowi endorsement. Nah kalau kita lihat memang ada buktinya, awalnya Pak Prabowo berada di kalangan Pak Jokowi - Kiai Ma'ruf, kan ada 55 persen pemilih Pak Jokowi - Kiai Ma'ruf hasil Pemilu 2019, itu Pak Prabowo konsisten berada di peringkat kedua," kata Burhanuddin.