Mendagri Tegaskan Sinergitas Kunci Pembangunan Wilayah Perbatasan

Selasa, 29 Januari 2019 - 06:43 WIB
Mendagri Tegaskan Sinergitas...
Mendagri Tegaskan Sinergitas Kunci Pembangunan Wilayah Perbatasan
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan pentingnya sinergitas dalam membangun wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga. Kurangnya pengawasan, pembangunan dan edukasi di wilayah perbatasan dapat berpotensi menjadi bahaya laten perusak kokohnya kedaulatan NKRI.

Tjahjo mengatakan, kurangnya pengawasan, pembangunan dan edukasi di wilayah perbatasan Indonesia dapat dilihat dari tingginya indikasi peredaran narkoba, terorisme, dan masuknya barang ilegal yang jika dibiarkan bisa menjadi bahaya laten perusak kokohnya NKRI.

Menurut dia, fokus pemerintah membangun wilayah perbatasan menjadi penting, tidak hanya sebagai penyetaraan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan wilayah perbatasan, namun juga meningkatkan keamanan dan pertahanan. (Baca juga: Mendagri Ungkap Pembangunan di Perbatasan Sangat Pesat)

"Setidaknya telah ada 187 perbatasan yang sudah tersambung menjadi satu selayaknya lagu Dari Sabang Sampai Merauke," ujarTjahjo dalam sambutannya pada acara Rakor Pengendalian Pembangunan Perbatasan di Hotel Aryaduta Jakarta, Senin (28/1/2019).

Tjahjo menyayangkan masih ada beberapa wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini dan Indonesia-Malaysia yang belum tuntas terkait keputusan bersama tapal batas. "Perbatasan kita belum selesai dengan Papua Nugini, belum tuntas semuanya dengan Malaysia sepanjang Kalimantan itu hanya ada patok-patok yang tidak jelas", ujarnya. (Baca juga:Pembahasan Perbatasan Indonesia-Malaysia Berlangsung Bersahabat)

Dengan adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara(PLBN) Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan, Tjahjo selaku Kepala BNPP turut mengapresiasi dan siap menyukseskan dan berkoordinasi dengan kementerian dan pemerintah daerah, terkait pembangunan PLBN sesuai dengan janji kampanye Nawa Cita Presiden Jokowi. (Baca juga: Inpres Percepatan Pembangunan 11 PLBN Harus Segera Diterbitkan)

Tjahjo melanjutkan, wilayah Indonesia yang sangat luas dan kaya tentunya secara geopolitik dan geostrategis menciptakan kerawanan pada wilayah perbatasan sehingga menjadi isu yang sangat mendapatkan perhatian dari pemerintah.

"Intinya kenapa Bapak Presiden mengoptimalkan ini karena posisi negara kita secara geopolitik dan secara geostrategis ini sangat rawan di perbatasan. Belum lagi narkoba, hampir seluruh wilayah perbatasan ini mengalirnya narkoba, kemudian berbagai hal-hal yang menyangkut sembako," kata Tjahjo.

Terkait adanya perbedaan janji kampanye gubernur, bupati/wali kota yang menjadi prioritas pembangunan setiap masa duduk jabatan kepala daerah, Tjahjo mengingatkan untuk tetap mengacu dan bersinergi dengan pemerintah pusat agar pembangunan dan pengembangan wilayah perbatasan tetap berkelanjutan. Dengan demikian dapat menjadi barometer pertumbuhan ekonomi wilayah perbatasan.

"Khusus perbatasan itu harus bersinergi dengan pusat. Kawasan perbatasan ini nantinya sebagai barometer di tiap-tiap daerah. Kuncinya bisa sukses pertumbuhan ekonomi yang baik, tingkat kemiskinannya turun, mata pencaharian juga harus ada," jelas Tjahjo.

Politisi senior ini juga mengingatkan bahwa masyarakat milenial kini lebih kritis menuntut infrastruktur ekonomi sehingga ia berharap jajarannya beserta kementerian dan pemerintah daerah terkait, meningkatkan koordinasi, sinergi dan konektivitas antarlembaga. Mulai dari perencanaan anggaran hingga tahap akhir pembanguan.

Begitu juga terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat yang membutuhkan dukungan yang lebih komprehensif. "Perencanaan dan anggaran harus dipastikan berjalan. Kuncinya ada pada koordinasi, sinergi, konektivitas, dan lembaga yang ada termonitor dengan baik," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Jaga Keutuhan Teritori,...
Jaga Keutuhan Teritori, Pemerintah Percepat Pembangunan Wilayah Perbatasan
BNPP Mantapkan Program...
BNPP Mantapkan Program Prioritas Pengelolaan Perbatasan Tahun 2021
Kemendagri Sukses Gelar...
Kemendagri Sukses Gelar Perundingan Kerja Sama Perbatasan Darat Indonesia-Papua Nugini
Perkuat Perbatasan,...
Perkuat Perbatasan, Mendagri Minta Percepat Pembangunan Administrasi Wilayah
Kepala BSKDN Beberkan...
Kepala BSKDN Beberkan 4 Fungsi Penting Command Center
BSKDN Tekankan Kualitas...
BSKDN Tekankan Kualitas Kepemimpinan Kepala Daerah Menentukan Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved