PDIP Kurang Setuju Golput Dianggap Hak, Ini Alasannya

Sabtu, 26 Januari 2019 - 11:55 WIB
PDIP Kurang Setuju Golput...
PDIP Kurang Setuju Golput Dianggap Hak, Ini Alasannya
A A A
JAKARTA - Isu tidak menggunakan hak pilih atau golput pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 mulai mengemuka.

Bukan tidak mungkin sikap golput akan meluas di masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut dibutuhkan kesadaran kolektif semua unsur masyarakat.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai, dalam iklim demokrasi saat ini sah-sah saja setiap orang berkreasi di medsos.Namun, kata dia, semestinya hak pilih dipergunakan sebaik-baiknya. "Kami kurang sependapat jika golput sebagai hak. Karena setiap warga negara memiliki tanggung jawab atau kewajiban untuk memilih pemimpinnya," tutur Hasto menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela Safari Politik dan Konsolidasi partai di Kantor DPD PDIP Jawa Timur, di Surabaya, Jumat 25 Januari 2019.Hasto menilai pendidikan politik harus semakin diperkuat. Sebab pemilu merupakan sarana mencari pemimpin negara. (Baca juga: Dorong Warga Tidak Golput, Mahfud MD Susuri Pulau Jawa Naik KA )Sebagai partai politik, kata dia, PDIP senantiasa mendorong perbaikan daftar pemilih, mendorong netralitas Komisi Pemilihan Umum (KPU), memperkuat peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
"Tujuannya agar pemilu bisa berjalan lebih ideal dan tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu makin meningkat," tandasnya.
Dia berharap melalui kampanye dan debat capres-cawapres, tingkat golput semakin berkurang. Dengan demikian kualitas demokrasi Indonesia semakin meningkat.
"Konstitusi menjamin hak untuk memilih dan dipilih. Itu melekat sebagai satu kesatuan. Sehingga saat mereka menyatakan diri golput, dia tak punya hak untuk dipilih juga. Jadi mari kita gunakan hak pilih sebaik-baiknya," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Terima Bantuan Ambulans...
Terima Bantuan Ambulans dari Korpri, Tito: Sangat Berarti bagi Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Febrie Adriansyah Tersangka...
Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi, Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved