PPP Akui Korupsi di Indonesia Sudah Menggurita

Kamis, 29 November 2018 - 12:46 WIB
PPP Akui Korupsi di...
PPP Akui Korupsi di Indonesia Sudah Menggurita
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arsul Sani angkat bicara mengenai pernyataan Calon Presiden (Capres) Nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut korupsi di Indonesia masuk stadium 4. Menurutnya, semua orang tahu jika korupsi di Indonesia masih menggurita.

"Yang ingin kita dengar dari Pak Prabowo adalah strategi baru yang akan dilaksanakan. Kalau strategi barunya hanya ingin mengatakan, bahwa nanti yang akan saya pilih adalah pejabat-pejabat bersih yang enggak ada (strateginya) ini," ujar Arsul di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu 28 November 2018.

Arsul menganggap, problem korupsi di Indonesia ada pada aparatur pemerintah dan pejabat yang berasal dari partai politik. Sementara Prabowo tidak menyampaikan strategi apa yang akan dilakukannya sebagai pimpinan parpol.

"Saya kira, Pak Jokowi pun akan mengatakan nanti akan seperti itu. Tapi tidak bisa berhenti sampai di situ," katanya.

Menurut Sekjen DPP PPP itu, jika 'di-breakdown' secara jernih bahwa akar korupsi itu dari biaya politik yang mahal. Sementara, sumbangan dana parpol dari pemerintah dianggap cukup kecil, meski telah dinaikkan dari Rp108 menjadi Rp1.000.

Arsul mengaku ingin mendengar program dan strategi apa yang akan dikeluarkan oleh Prabowo untuk mengurangi korupsi. Menurut dia, soal dana bantuan parpol bahkan KPK mengusulkan lebih tinggi yakni mencapai Rp10.000 per suara.

"Kritik Pak Prabowo itu gampang, di Gerindra itu masih ada enggak caleg eks napi koruptor itu saja, itu yang paling gampang. Saya enggak koar-koar di PPP. Saya kemudian mendukung putusan Bawaslu yang sebetulnya putusan Bawaslu kan masih mengizinkan eks koruptor," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Caketum PPP Harus Terbebas...
Caketum PPP Harus Terbebas dari Isu Korupsi
Laporkan Suharso, Langkah...
Laporkan Suharso, Langkah Nizar Dahlan Dinilai Rugikan PPP
Kasus Korupsi Labuanbatu...
Kasus Korupsi Labuanbatu Utara, KPK Eksekusi Eks Anggota DPR dan Wabendum PPP
Laporkan Suharso, Nizar...
Laporkan Suharso, Nizar Dahlan Dinilai Cari Panggung Jelang Muktamar PPP
Ahli Hukum Sebut Rommy...
Ahli Hukum Sebut Rommy Berhak Bebas jika Masa Hukuman Selesai
Kader Ditangkap KPK,...
Kader Ditangkap KPK, Wasekjen PPP: Itu Tanggung Jawab Pribadi
Berita Terkini
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Percepat Proses Pengganti...
Percepat Proses Pengganti Jampidsus, Istana: Diputuskan Pekan Ini
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved